Laporkan Masalah

CITRA JALAN TEGALGENDU DAN MONDORAKAN KOTA YOGYAKARTA

ZEINDHA HAMIDI, Ir. Didik Kristiadi, MLA., MAUD

2013 | Skripsi | PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

Jalan Tegalgendu dan Mondorakan merupakan bagian dari kawasan Kotagede. Sebagai bagian dari Kotagede, sudah seharusnya bila Jalan Tegalgendu dan Mondorakan mampu menyiratkan citra yang menjadi identitas Kotagede. Selain itu, dalam RTRW Kota Yogyakarta Tahun 2010-2029, Jalan Tegalgendu dan Mondorakan ditetapkan sebagai jalur kota yang menyiratkan citra budaya dan pariwisata. Akan tetapi, seiring dengan berjalannya waktu, tentunya Jalan Tegalgendu dan Mondorakan terus mengalami perkembangan, baik itu dari segi fisik, sosial ataupun budaya. Berbagai perkembangan yang terjadi itu tentunya akan berpengaruh pada citra koridor jalan tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini merupakan upaya identifikasi citra Jalan Tegalgendu dan Mondorakan. Identifikasi citra dilakukan dengan pengamatan kondisi guna lahan dan persepsi dari masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang-ruang tradisional di Jalan Tegalgendu dan Mondorakan sedang mengalami transformasi. Transformasi tersebut diantaranya adalah berkurangnya bangunan-bangunan tradisional, perkembangan aktivitas ekonomi dan pergeseran aktivitas produksi perak. Adapun penyebab terjadinya transformasi yang terjadi adalah karena perubahan gaya hidup masyarakat di zaman yang semakin modern ini. Perubahan gaya hidup tersebut, ternyata memberikan pengaruh yang cukup signifikan terhadap ruang-ruang di Jalan Tegalgendu dan Mondorakan. Berbagai upaya pelestarian untuk mengatasi hal tersebut memang sudah dilakukan, akan tetapi, hasil yang ditunjukkan belumlah optimal.

Jalan Tegalgendu and Mondorakan are part of Kotagede District. As part of Kotagede, it should be imply the images of Kotagede identity. Besides that, in Yogyakarta City Development Plan (RTRW) 2010-2029, Jalan Tegalgendu and Mondorakan are pointed as street corridor which imply culture and tourism images. However, overtime, Jalan Tegalgendu and Mondorakan definitely was changing, both in terms of physical, social and culture. All of those change absolutely effect to the image of that street corridor. Therefore, this research is an effort to identificate the image of Jalan Tegalgendu and Mondorakan. It is done by observing the condition of land use and perceptions of local community. The result of this research shows that traditional spaces on Jalan Tegalgendu and Mondorakan are undergoing a transformation. The transformation of which are the reduction of traditional buildings, growth of economic activity and shift in silver production activity. The cause of that transformation is change of community lifestyles in this more modern era. The change of community lifestyles, evidently give a significant effect to spaces on Jalan tegalgendu and Mondorakan. Various conservation efforts to overcome this is already done but the results shown are not optimal yet.

Kata Kunci : Kotagede, Tegalgendu, Mondorakan, Citra, Guna Lahan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.