Pengaruh Konflik Pekerjaan-Keluarga pada Stres Kerja dengan Dukungan Sosial Sebagai Variabel Pemoderasi: Studi pada Karyawan Layanan Pelanggan PT TELKOMSEL (Kantor cabang Jogja dan Jember)
FERAWATI DWININGRUM, Tarsisius Hani Handoko, Dr., M.B.A.
2013 | Skripsi | MANAJEMENPenelitian ini bertujuan menguji dan menganalisis pengaruh yang timbul akibat adanya konflik pekerjaan keluarga pada stres kerja karyawan layanan pelanggan, dengan dukungan sosial yang berasal dari atasan, rekan kerja, dan pasangan sebagai variabel pemoderasi. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan sejumlah kuesioner pada responden untuk memperoleh hasil mengenai hubungan antar variabel dalam penelitian. Penelitian ini menggunakan 60 responden karyawan PT TELKOMSEL (kantor cabang Jogja dan Jember). Penulis menggunakan moderated regression analysis untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini, yaitu pengaruh konflik pekerjaan keluarga pada stres kerja serta dampak pemoderasian dukungan sosial pada hubungan antara konflik pekerjaan keluarga terhadap stres kerja tersebut. Hasil dari penelitian ini adalah pengaruh konflik pekerjaan keluarga ternyata mempunyai pengaruh signifikan positif terhadap stres kerja yang dialami karyawan layanan pelanggan. Dampak pemoderasian dukungan sosial yang berasal dari atasan tidak terbukti dapat memoderasi pengaruh konflik pekerjaan keluarga pada stres kerja. Sedangkan dampak pemoderasian yang berasal dari rekan kerja dan pasangan terbukti dapat memoderasi pengaruh konflik pekerjaan keluarga pada stres kerja yang dialami karyawan layanan pelanggan. Dukungan sosial tidak selamanya akan memberikan pengaruh yang dapat mereduksi adanya stres kerja. Dukungan sosial terkadang dapat menjadi efek boomerang, artinya bahwa dukungan sosial tidak akan mengurangi tekanan, akan tetapi memperkuat tekanan yang ada.
This study aims to examine andanalyze the effect arising from the work family conflict on employee stress customer service, with social support from superiors, peers, and spouses as a moderating variable. The research was conducted by distributing a questionnaireto the respondent to obtain results on the relationship between variables in the study. This study uses 60 respondents PT Telkomsel (branch offices Jogja and Jember). Authors used moderated regression analysis to test this hypothesis, the effect of work family conflict onjob stress and social support as a moderation impact on the relationship between work family conflict on the job stress. Results from this study is the influence of family work conflict turns out to have a significant positive effect on job stress experienced customer service employees. Moderation impact of social support from superiors not been shown to moderate the effect of work family conflict on job stress. While the moderation impact derived from co-workers and friends proved to be moderating influence of family work conflict on job stress experienced customer service employees. Social support is not always going to give the effect that can reduce the stress of work. Social support sometimes can be a boomerang effect, it’s mean that social support is not going to reduce the pressure, but strengthen the existing pressure.
Kata Kunci : konflik pekerjaan-keluarga, stres kerja, dukungan sosial