Laporkan Masalah

EVALUASI PENGARUH LIMBAH DOMESTIK PADA KUALITAS AIRTANAH DANGKAL ANTARA SUNGAI TAMBAKBAYAN DAN GAJAHWONG TAHUN 2003 DAN 2013

FAJAR SADIQ, Dr. Tjahyo Nugroho Adji, M.Sc.

2013 | Skripsi | GEOGRAFI

Penelitian dilakukan pada airtanah dangkal di antara Sungai Tambakbayan dan Sungai Gajahwong, Yogyakarta. Penelitian ini merupakan evaluasi terhadap kualitas airtanah oleh limbah domestik (nitrit, nitrat dan bakteri e-coli) yang dilakukan sebelumnya. Tujuan penelitian meliputi: a). analisis perbedaan pola persebaran antara tahun 2003 dan 2013, b). persebaran spasial kandungan nitrit, nitrat, dan bakteri e-coli pada tahun 2003 dan 2013, c). analisis hubungan antara nitrit, nitrat dan bakteri e-coli dengan persebaran pemukiman antara tahun 2003 dan 2013. Metode yang dilakukan dengan menggunakan data primer dan sekunder dengan bantuan SIG dan penginderaan jauh. Data primer meliputi data ketinggian muka airtanah, cek penggunaan lahan dari interpretasi IKONOS, dan sampel airtanah. Berdasarkan analisis menunjukkan pola persebaran pemukiman di tahun 2013 lebih luas daripada di tahun 2003. Disamping itu, pola persebaran pemukiman di tahun 2013 cenderung menyebar mengikuti alur sungai sedangkan di tahun 2003 cenderung di daerah tengah antara Sungai Gajahwong dan Tambakbayan. Persebaran nitrit, nitrat dan bakteri e-coli di tahun 2003 dan 2013 cenderung sama yaitu semakin mengalami peningkatan dari hulu ke hilir. Hal ini selaras dengan aliran airtanah dan kepadatan pemukiman di daerah perkotaan/tengah. Nilai kandungan nitrit mengalami peningkatan dari tahun 2003 ke 2013 sedangkan bakteri e-coli dan nitrat cenderung mengalami penurunan.

This research performed in shallow groundwater between Tambakbayan and Gajahwong Rivers, Yogyakarta. This research discussed groundwater quality evalution of previous research concerning domestic waste (nitrit, nitrat and ecoli). The aims of this research were: a). the analysis of settlement distribution in 2003 and 2013, b) spatial distribution of nitrit, nitrat and e-coli contents in 2003 and 2013, c) distribution analysis of nitrit, nitrat and e-coli and settlement in 2003 and 2013. Primary and secondary data set was used with additional supporting tool of GIS and remote sensing. Primary data consisted of groundwater depth, land use check based on IKONOS interpretation, and water sample. Based on the analysis illustrated that distribution of settlement in 2013 was more extended than in 2003. Moreover, settlement distribution in 2013 tended to in the middle area between Tambakbayan and Gajahwong Rivers. Spatial distribution of nitrit, nitrat and e-coli in 2003 and in 2013 was relatively the same pattern that increased from upstream to low stream. This condition synchronized with groundwater flow and settlement density. The value of nitrit consentration enhanced from 2003 to 2013 eventhough e-coli and nitrat contents decreased.

Kata Kunci : evaluasi, pemukiman, kualitas air, nitrit, nitrat, bakteri e-coli


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.