PEMBERIAN ALGINAT DARI Sargassum sp. UNTUK MENINGKATKAN KEKEBALAN NON SPESIFIK LELE (Clarias sp.) TERHADAP INFEKSI Aeromonas hydrophila
TYAS AYU WULANSARI, Dr. Ir. Alim Isnansetyo, M.Sc.
2013 | Skripsi | BUDIDAYA PERIKANANSistem imun non spesifik dapat ditingkatkan dengan pemberian immunostimulan. Salah satu produk dari laut yang dapat digunakan sebagai sumber immunostimulan yaitu alginat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh alginat yang dicampur ke dalam pakan terhadap sintasan, tingkat perlindungan relatif, rerata waktu kematian dan pertumbuhan lele. Alginat diesktrak dari Sargassum sp. yang dikoleksi dari Pantai Gunung Kidul, dianalisis dengan kromatografi lapis tipis dan FTIR dibandingkan dengan standar alginat. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 5 perlakuan kontrol (P1), 2 g alginat/kg pakan (P2), 4 g alginat/kg pakan (P3), 6 g alginat/kg pakan (P4), dan 8 g alginat/kg pakan (P5) dengan tiga kali ulangan. Paramater yang dianalisis yaitu sintasan, tingkat perlindungan relatif, rerata waktu kematian, dan pertumbuhan. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Penambahan alginat pada pakan meningkatkan sintasan secara signifikan (P<0,05) setelah uji tantang dengan A. hydrophilla. Semakin tinggi dosis alginat dalam pakan, menghasilkan tingkat kelangsungan hidup lele yang lebih tinggi. Penambahan alginat pada pakan meningkatkan perlindungan relatif secara signifikan (P<0,05) pada dosis 6 dan 8 g alginat/kg pakan setelah uji tantang dengan A. hydrophila. Rerata waktu kematian lele yang diuji tantang dengan A. hydrophila meningkat secara signifikan (P<0,05) dibandingkan dengan kontrol. Penambahan alginat pada pakan dapat meningkatkan pertumbuhan secara signifikan (P<0,05). Penambahan alginat ke dalam pakan meningkatkan sintasan lele dan pertumbuhan lele yang diinfeksi A. hydrophila.
Immunostimulant is known as an effective method to anhance the non specific immune system in fish. One of marine natural products that can be utilized as immunostimulan isalginate. The objectives of this study were determine the effect of dietary alginate on the survival rate, relative protection level, the mean time to death and growth of catfish. Alginate was extracted from Sargassum sp. collected from Gunung Kidul Beach, analyzed by thin layer chromatography and FTIR compared to standard alginate. This study used a completely randomized design with 5 treatments namely control treatment (P1), 2 g alginate/kg feed (P2), 4 g alginate/kg feed (P3), 6 g alginate/kg feed (P4), and 8 g alginate/kg feed (P5) in triplicates. Parameters analyzed were, survival rate, relative percent survival, mean time to death, and growth. Data were analyzed using ANOVA and Duncan's Multiple Range Test (DMRT). The results showed that addition of alginate in to the diet significantly increase the survival rate (P<0,05 ) after the challenge with A.hydrophila. The higher dose of alginate in the feed, resulted higher survival rate. The addition of alginate to the diet resulted relative percent survivalin the range 0f 26,09-69,56% at doses of 4, 6 and 8 g alginate/ kg feed. Average mean time to death of catfish challenged with A.hydrophila increased significantly (P<0,05) compared with controls. The addition of alginate to the diet also increased growth significantly (P<0,05 ).The addition of alginate to feed increasedthe non spesific immune system of catfish to A.hydrophila infection.
Kata Kunci : Aeromonas hydrophila, alginat, lele, pertumbuhan, sintasan