Laporkan Masalah

PEMETAAN “ PERSEBARAN SUHU PERMUKAAN TERKAIT PENGGUNAAN LAHAN MENGGUNAKAN CITRA SATELIT ASTER DI KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2007”

MAYA INDAH SARI, Drs. Retnadi Heru Jatmiko, M.Sc.

2013 | Tugas Akhir | D3 PENGINDERAAN JAUH DAN SIG

Kabupaten Sleman menunjukkan pembangunan pesat dari kemajuan pendidikan di mana tiga perguruan tinggi negeri dan beberapa perguruan tinggi swasta terdapat di kabupaten ini. Seiring pembangunan di Kabupaten Sleman, lahan semakin banyak dimanfaatkan sebagai lahan terbangun. Pembangunan suatu wilayah memberikan dampak tidak langsung terhadap lingkungan, di antaranya suhu udara dan permukaan lahan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui peran penginderaan jauh dalam pemetaan persebaran suhu dan mengetahui persebaran suhu permukaan lahan terkait penggunaan lahan di Kabupaten Sleman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah klasifikasi terselia untuk menghasilkan peta penggunaan lahan serta ekstraksi nilai suhu permukaan lahan dari penurunan persamaan konstanta Planck. Klasifikasi terselia dilakukan pada citra ASTER VNIR untuk mengklasifikasikan penggunaan lahan kabupaten Sleman ke dalam 8 kelas yaitu jalan, permukiman, hutan campuran, kebun campuran, sawah, sungai, padang rumput dan lahan kosong. Ekstraksi suhu permukaan lahan dilakukan dengan rumus turunan dari persamaan konstanta Planck menggunakan fungsi Band Math dan menghasilkan informasi suhu dalam satuan derajat celcius pada tiap saluran 10, 11, 12, 13, 14 citra ASTER TIR Pengolahan citra penginderaan jauh secara keseluruhan dilakukan dengan menggunakan software ENVI 4.5. hingga menghasilkan klas persebaran suhu permukaan dan penggunaan lahan Kabupaten Sleman. Hasil penelitan yang berjudul “Pemetaan Persebaran Suhu Permukaan Terkait Penggunaan Lahan Menggunakan Citra Satelit ASTER di Kabupaten Sleman Tahun 2007” ini menunjukkan bahwa suhu permukaan wilayah Sleman cenderung memiliki pola persebaran yang mengikuti pembangunan wilayah Kabupaten Sleman, di mana wilayah ini memiliki suhu permukaan tinggi di sekitar lokasi dengan aksesibilitas baik terhadap pusat pendidikan. Area dengan penggunaan lahan permukiman cenderung memiliki kisaran suhu tertinggi yaitu 20 – 39 derajat celcius. Area dengan penggunaan lahan hutan campuran cenderung memiliki kisaran suhu terendah yaitu 13 – 29 derajat celcius. Citra ASTER TIR pada saluran 12 – 13 memiliki kisaran nilai yang mendekati suhu sebenarnya berdasarkan uji lapangan.

-

Kata Kunci : Suhu Permukaan, Penggunaan Lahan, ASTER.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.