IMPLEMENTASI KONSEP GREEN BUILDING PADA BANGUNAN KANTOR DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA SLEMAN
RESTIAN SEPTIAWAN, Dr. Eng. Suharyanto, S.T., M.Eng.
2013 | Skripsi | TEKNIK ELEKTROGreen building merupakan suatu konsep bangunan ramah lingkungan yang menjadi perhatian khusus di berbagai negara dan mulai diterapkan di Indonesia. Dari beberapa aspek green building, ada dua aspek yang diutamakan untuk penelitian ini yaitu energi efisiensi & konservasi, serta kualitas udara & kenyamanan ruang. Penelitian ini bertujuan untuk memaksimalkan penggunaan energi yang efisien dengan memperhatikan kondisi kenyamanan ruang kerja pada sistem pencahayaan dan sistem tata udara. Data historis menunjukkan bahwa nilai IKE Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Sleman adalah 17,69 kWh/m2 per tahun. Nilai yang didapat menunjukkan bahwa pemakaian energi masih rendah dan masih jauh dari standar IKE maksimum yang dikeluarkan GBCI sebesar 250 kWh/m2 sehingga masih bisa dilakukan penambahan peralatan efisien energi untuk mendukung kondisi kenyamanan kerja. Namun pada kondisi intensitas pencahayaan, suhu dan kelembaban menunjukkan bahwa kantor tersebut jauh dari standar kenyamanan ruang kerja. Sehingga dapat dilakukan retrofitting dengan penambahan lampu dan penambahan AC untuk mencapai standar kenyamanan tersebut. Pada hasil penelitian ini, untuk sistem pencahayaan tetap dimaksimalkan penggunaan cahaya matahari, namun juga dilakukan retrofitting penambahan lampu T5 sebanyak 280 buah dengan biaya investasi sebesar Rp 22.750.000,00. Lampu T5 digunakan karena efisien energi. Sedangkan untuk sistem tata udara dilakukan retrofitting penambahan AC menggunakan metode CLTD. Didapatkan sebanyak 69 buah dengan biaya investasi awal sebesar Rp 324.300.000,00. Namun untuk implementasi konsep green building pada sistem tata udara dapat juga dilakukan dengan menurunkan nilai OTTV seperti menurunkan nilai U Value, SF (Solar Factor), dan SC (Shading Coefficient) pada arsitektur bangunan. Pemasangan peneduh pada jendela, penggunaan double glass pada jendela, dan penggunaan kaca jenis low e glass dapat dilakukan untuk menurunkan nilai OTTV.
Green building is an environmentally friendly building concepts that are particularly concern in many countries and was implemented in Indonesia. From some aspects of green building concept, there are two aspects were preferred in this research that is Energy Efficiency & Conservation, and Indoor Air Health & Comfort. This research aims to maximize the efficient of energy use by taking into comfort conditions on the workspace for lighting systems and HVAC systems. Historical data shows that the IKE value of kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Sleman is 17,69 kWh/m2 per year. Values obtained indicate that the energy consumption is low and still far from the maximum IKE standards issued by GBCI that is equal to 250 kWh/m2 so that energy efficient equipment could be added to support comfort conditions of the working space. However, the condition of lighting intensity, temperature and humidity showed that the office away from the comfort of working space standard. So it can be retrofitted with the addition of lights and the addition of air conditioning to achieve the highest standards of comfort. On the results of this research, for fixed lighting systems use sunlight is maximized, but also the addition of T5 lamps retrofitting done as many as 280 pieces with an investment cost of USD 22,750,000.00. T5 lamps are used for efficient energy. As for the system of air conditioning is done using the method of retrofitting additional cltd. Obtained as many as 69 pieces with an initial investment cost of Rp 324,300,000.00. However, for the implementation of the concept of green building HVAC systems can also be done by lowering the value of OTTV such as lowering the value of U Value, SF (Solar Factor), and SC (Shading Coefficient) on the architecture of the building. Installation of shade on the window, the use of double glass in the windows, and the use of glass types of low e glass can be done to reduce the value OTTV.
Kata Kunci : green building, kenyamanan pencahayaan, kenyamanan termal