Laporkan Masalah

ISOLASI Rhizopus oryzae DARI BUAH BUSUK DAN UJI POTENSINYA DALAM PRODUKSI ASAM LAKTAT PADA MEDIA GLUKOSA DENGAN DAN TANPA PENAMBAHAN KALSIUM KARBONAT

TITIK KURNIAWATI, Prof. Dr. Ir. Sardjono, MS.,

2013 | Skripsi | TEKNOLOGI PANGAN & HASIL PERTANIAN

Studi tentang asam laktat saat ini banyak mengarah ke peran asam laktat sebagai monomer penyusun poly lactic acid (PLA) sebagai bahan baku biodegradable plastic. Asam laktat biasanya diproduksi oleh Bakteri Asam Laktat (BAL), namun BAL bersifat rentan dan membutuhkan nutrisi yang kompleks untuk fermentasi asam laktat. Studi tentang produksi asam laktat oleh jamur R. oryzae di dunia sudah sangat berkembang, namun studi ini masih sangat terbatas di Indonesia, khususnya mengenai pemanfaatan strain indigenous R. oryzae. Empat strain R. oryzae yang berpotensi memproduksi asam laktat berhasil diisolasi dari buah alpukat dan jambu busuk (AT1, JT1, AT2, dan AT3). Rhizopus oryzae AT3 digunakan untuk memproduksi asam laktat pada media glukosa 100 g/l dengan dan tanpa penambahan kalsium karbonat (CaCO3) sebanyak 7,5 g/l pada awal fermentasi. Penambahan CaCO3 menyebabkan peningkatan kadar asam laktat sebesar 59,30% pada kadar asam laktat puncak (18,495 g/l) dibandingkan dengan media tanpa penambahan CaCO3 (11,61 g/l), serta meningkatkan produktivitas asam laktat sejak 1 hari (0,059 g/l/jam) hingga 5 hari fermentasi (0,154 g/l/jam), sedangkan pada media tanpa penambahan CaCO3 produktivitas puncak dicapai pada 1 hari fermentasi (0,124 g/l/jam) dan seterusnya menurun hingga 5 hari fermentasi (0,065 g/l/jam)

Lactic acid studies today are popular with its role as building blocks of Poly Lactic Acid (PLA) for manufacturing biodegradable plastic. Lactic acid bacteria (LAB) are well known as lactic acid producer, however, LAB are fastidious and require more complex nutrient for lactic acid fermentation. Studies of lactic acid production by filamentous fungi Rhizopus oryzae have been explored in the world, unfortunately, these studies are still limited in Indonesia, particularly studies in lactic acid production by indigenous strain R. oryzae. Four strains obtained from rotten avocado and guava were potential in producing lactic acid (AT1, JT1, AT2, and AT3). Rhizopus oryzae AT3 was used for lactic acid production using 100 g/l glucose medium with and without addition of 7,5 g/l calcium carbonate (CaCO3) at initial fermentation. Addition of CaCO3 increased lactic acid concentration of 59,30%, the concentrations were 11,61 g/l and 18,495 g/l in glucose medium and glucose medium with CaCO3 addition, respectively. Glucose+CaCO3 medium also showed higher productivity, reached continuously from 1 day (0,059 g/l/h) until 5 days fermentation (0,154 g/l/h), whereas highest productivity in glucose medium was reached at 1 day fermentation (0,124 g/l/h) and continued to decrease until 5 days fermentation (0,065 g/l/h)

Kata Kunci : asam laktat, Rhizopus oryzae, kalsium karbonat, produktivitas


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.