STATUS GINGIVA SETELAH BERKUMUR REBUSAN DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle Linn.) KONSENTRASI 25% PADA PENDERITA GINGIVITIS KATEGORI SEDANG
ANTINAH LATIF, Dr.drg.Juni Handajani, M.Kes, Ph.D
2013 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN GIGIGingivitis kategori sedang adalah inflamasi gingiva akibat akumulasi bakteri plak di leher gingiva. Bakteri plak tersebut mampu menyerang pertahanan pejamu oleh bakteri patogen melalui kegiatan metabolismenya sehingga dapat merangsang terjadinya inflamasi. Gingivitis kategori sedang ditandai dengan pembengkakan, kemerahan, perubahan kontur dan terjadi perdarahan saat probing pada gingiva. Pengobatan gingivitis umumnya dilakukan untuk mengurangi faktor etiologinya. Eliminasi etiologi faktor gingivitis umumnya meliputi pengurangan bakteri dan deposit rongga mulut dengan obat kumur yang mengandung antibakteri. Daun sirih hijau (Piper betle Linn.) diketahui memiliki aktivitas sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek berkumur rebusan daun sirih hijau konsentrasi 25% terhadap status gingiva penderita gingivitis kategori sedang. Dua puluh subjek penderita gingivitis kategori sedang (18-25 tahun) dibagi menjadi 2 kelompok yaitu perlakuan dan kontrol positif. Masing-masing kelompok terdiri atas 10 subjek yang berkumur dengan rebusan daun sirih hijau konsentrasi 25% dan 10 subjek yang berkumur kontrol positif (Hexetidine 0,1%). Berkumur dilakukan selama 30 detik, 2 kali sehari pada malam dan pagi hari selama 5 hari berturut-turut, kemudian diukur skor indeks gingiva (GI) hari pertama sebelum berkumur dan hari ke-6 pada pagi hari. Analisis status gingiva menggunakan nilai proporsi yang didapat dari selisih sebelum dan sesudah berkumur selanjutnya diuji dengan Mann Whitney (p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor indeks gingiva cenderung menurun setelah berkumur dan tidak berbeda bermakna perbandingan skor indeks gingiva kelompok perlakuan dibandingkan kontrol positif. Disimpulkan bahwa berkumur rebusan daun sirih hijau 25% dapat menurunkan keparahan gingivitis dan diindikasikan memiliki potensi yang sama dengan Hexetidine 0,1%
ABSTRACT Moderate gingivitis is the most common gingival inflammation caused by dental plaque in or near gingival sulcus. Dental plaque can attack the host defenses due to metabolic activity and stiumlate the inflammation. Moderate gingivitis which is characterized by swollen redness, altering the contour, and bleeding on probing in gums. Commonly gingivitis treatment is decreasing ethiology factor by decreasing bacterials and deposit in oral with antimicrobial mouthwash. Piper betle Linn. leaf has antibacterial activity. The aim of this study was to investigate the effectiveness of gargling with 25% of piper betle Linn. leaf decoction mouthwash in gingival status of moderate gingivitis patients. Subjects consisted of 20 moderate gingivitis patients (aged range 18- 25 years old), divided into 2 groups. Each group consisted of 10 patients who gargled with 25% of Piper betle Linn. leaf decoction mouthwash and 0,1% hexetidine as positive control. Gargling was done for 60 seconds, twice a day in the morning and night for 5 consecutive days. On the first day before and the day after the serial treatment. Gingival Index (GI) was measured. The score of GI was measured before and after gargling. Gingival status data was analyzed by proportion value from before and after gargling, the next test used Mann Whitney (p<0,05). The result of this study showed that the GI score was decreased after treatment. There was no significance difference in GI score of treatment group compare to control group. Thus, gargling 25% of Piper betle Linn. leaf decoction was able to decrease gingivitis and indicate that 25% of Piper betle Linn. leaf decoction has the same effect as hexetidine 0,1%
Kata Kunci : -