KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN JARING INSANG PADA MUSIM KEMARAU DAN PENGHUJAN DI WADUK SERMO KABUPATEN KULON PROGO
RISKA NILAWATI, Ir. Supardjo SD
2013 | Skripsi | MANAJ. SUMBER DAYA PERIKANANPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi komposisi ikan, perbedaan hasil tangkapan pada musim kemarau dan penghujan, serta perbedaan hasil tangkapan pada berbagai ukuran mata jaring. Penelitian dilaksanakan bulan Juli-November 2012 yang mewakili musim kemarau dan pada bulan Desember 2012-Maret 2013 yang mewakili musim penghujan. Pengambilan sampel dilakukan dua minggu sekali dengan menggunakan jaring insang. Sampel ikan untuk data komposisi digunakan seluruh ikan hasil tangkapan, sedangkan untuk data panjang, berat dan jenis kelamin digunakan 20 ekor setiap ukuran mata jaring yang digunakan. Analisis data dilakukan untuk mengetahui pengaruh ukuran mata jaring terhadap jumlah tangkapan ikan (ekor) dan berat tangkapan ikan (g) menggunakan uji Anova dan Duncan’s, komposisi ikan, distribusi panjang dan berat ikan, serta ukuran ikan tertangkap dianalisis secara deskriptif, sedangkan nisbah kelamin dianalisis menggunakan uji Chi Square (X²). Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan nyata antara rata-rata jumlah maupun berat ikan terhadap ukuran mata jaring insang 1 inchi, 1,5 inchi dan 2 inchi, sedangkan terhadap musim tidak menunjukkan perbedaan nyata. Komposisi hasil tangkapan jaring insang yang diperoleh terdiri dari 5 jenis ikan, yaitu mujair (Oreochromis mossambicus) sebanyak 99 ekor dengan panjang berkisar 6,7-15 cm, nila (Oreochromis niloticus) sebanyak 197 ekor dengan panjang berkisar 6,5-19,5 cm, red devil (Amphilophus labiatus) sebanyak 984 ekor dengan panjang berkisar 6,3-19 cm, wader cakul (Puntius binotatus) sebanyak 33 ekor dengan panjang berkisar 8,5-11,7 cm dan wader pari (Rasbora argyrotaenia) sebanyak 41 ekor dengan panjang berkisar 8-12,3 cm. Ikan yang tertangkap pada ukuran mata jaring 1 inchi didominasi oleh ukuran panjang 7-8 cm, pada 1,5 inchi didominasi ukuran panjang 11 cm dan pada 2 inchi didominasi ukuran panjang 13-14 cm. Ukuran ikan yang diamati selama musim kemarau dan penghujan sebagian besar masih tergolong kecil dengan panjang berkisar 9,0-12,0 cm dan berat berkisar 10-25 gram
This research aims to evaluate the composition of catches of fish, the difference on a rainy and dry season, as well as a difference catches the eye of various sizes on the net. Research carried out July until November 2012 representing dry season and 2012 to March in December 2013 representing rainy season. The sampling done every two weeks by a gill net. The data composition used all the catch fish samples, meanwhile length, weight and sex data used 20 fishes each mesh size used. Analysis of data conducted to determine influence treatment of total of fish and weight catch fish (g) using Anova and Duncan’ s test, fish composition, length and weight fish distribution, and size fish caught analyzed in descriptive, while the ratio sex analyzed use Chi square (X²) test. The result showed there is a real difference between the average total number and weight (gram) of fish against mesh size 1 inch; 1,5 inch and 2 inch, whereas, for no spring show differences real. The composition of fish that catch by gill net obtained consisting of 5 species are mujair (Oreochromis mossambicus) are 99 fishes and 6,7-15 cm length, nila (Oreochromis niloticus) are 197 fishes and 6,5-19,5 cm length, red devil (Amphilophus labiatus) are 984 fishes and 6,3-19 cm length, wader cakul (Puntius binotatus) are 33 fishes and 8,5-11,7 cm length and wader pari (Rasbora argyrotaenia) are 41 fishes and 8-12,3 cm length. Fish that caught by 1 inch mesh size dominated by 7-8 cm length, on 1,5 inch dominated by 11 cm length and at 2 inch dominated by 13-14 cm length. Size fish observed in dry and rainy season mostly relatively small by 9,0- 12,0 cm length and 10-25 grams weight
Kata Kunci : komposisi, jaring insang, musim, Waduk Sermo