Laporkan Masalah

PERSEPSI WISATAWAN NUSANTARA TERHADAP KUALITAS PELAYANAN DI CANDI RATU BOKO SLEMAN DIY

ARIESA PRAMUDITA, I Made Krisnajaya, SIP, M.Pol.

2013 | Skripsi | ILMU ADMINISTRASI NEGARA (MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK)

Penelitian ini mengenai analisis persepsi wisatawan nusantara terhadap kualitas pelayanan wisata di Candi Ratu Boko. Kualitas pelayanan wisata di Candi Ratu Boko dibagi menjadi 3, yaitu atraksi, amenitas dan aksesibilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi wisatawan nusantara terhadap kualitas pelayanan wisata di Candi Ratu Boko. Analisis persepsi wisatawan terhadap kualitas layanan dari komponen produk wisata dikaitkan dengan sisi pasar, dalam hal ini wisatawan nusantara diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai tingkat kesesuaian antara kondisi eksisting produk dikaitkan dengan ekspektasi wisatawan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Unit analisis dalam penelitian ini adalah wisatawan nusantara di Candi Ratu Boko. Bentuk data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, wawancara, dan observasi. sebagian besar wisatawan Dari hasil penelitian, dapat dikatakan bahwa nusantara yang berkunjung ke Candi Ratu Boko merasa puas dengan pelayanan yang diberikan oleh pengelola destinasi wisata Candi Ratu Boko. Atraksi wisata di Candi Ratu Boko dinilai cukup menarik, amenitas yang ada di Candi Ratu Boko juga cukup bagus, begitu pula dengan aksesibilitasnya cukup mudah dijangkau. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa sebagian besar wisatawan yang menjadi responden dalam penelitian ini menyatakan mereka bersedia untuk mengunjungi kembali destinasi wisata Candi Ratu Boko pada waktu yang akan datang. Ratu Boko berdasarkan persepsi Kualitas pelayanan wisata di Candi wisatawan nusantara, dapat dikatakan cukup baik. Meskipun begitu, ada beberapa saran yang sekiranya dapat membantu dalam upaya meningkatkan kepuasan pengunjung di destinasi wisata Candi Ratu Boko. Untuk meningkatkan promosi bisa dilakukan dengan mengiklankan Candi Ratu Boko di media-media sosial melalui internet, promosi langsung ke sekolah-sekolah supaya anak-anak sekolah dapat berkunjung untuk mempelajari sejarah candi tersebut, mengadakan acaraacara yang berhubungan dengan seni dan budaya seperti penyelanggaraan sendratari Ramayana di Candi Prambanan. Dari aspek aksesibilitas, membuat paket wisata gabungan antara Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko dan Candi Borobudur dengan shuttle bus

describe The research the analysis of the quality perception of service of domestic tourist attractions in Ratu Boko Temple. The quality of service at Ratu Boko Temple is divided into three, namely, amenity, attraction, and accessibility. This research aims to find out how the perception of service quality of domestic tourist in Ratu Boko Temple. Analysis of service quality perception of tourists toward a tourist product is associated with the component side of the market, in this case domestic tourists is expected to give an idea of the level of alignment of the existing condition of products associated with the expectations of tourists. using descriptive research method This research is with quantitative approach. The Unit of analysis in this study were domestic tourists in in Ratu Boko Temple. Form data in this research is the primary data and secondary data. The techniques of collecting data use questionnaire, interview and observation. The result of the research were, most of the domestic tourists who visited the Ratu Boko temple were satisfied with the service given by Ratu Boko Temple tourist destinations management. Tourist attractions in Ratu Boko Temple was considered fairly interestingly, amenitas is in the Ratu Boko Temple are pretty good, so does with accesibiliity is easy to reach. Questionnaire results indicate that most of the tourists who become the respondents in the study said they are willing to revisit Ratu Boko temple in the future. domestic tourist perception The quality of service at Ratu Boko Temple based on , can be said to be quite good. However, there are some suggestions from the author to improve visitor satisfaction at Ratu Boko Temple tourist destinations. First, the need for improved cooperation and coordination of all divisions in the destinaton, second, service improvement efforts are required, and the third, there should be an increase in promotion so that Boko temple more widely known

Kata Kunci : pariwisata, persepsi, wisatawan, kualitas pelayanan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.