Laporkan Masalah

PENENTUAN HARGA PRODUK KERAJINAN KULIT MENGGUNAKAN PENDEKATAN FUZZY LOGIC DENGAN MEMPERTIMBANGKAN PROYEKSI KEUNTUNGAN, PERSEPSI KONSUMEN, DAN HARGA KOMPETITOR (Studi Kasus Toko Kerajinan Kulit ROOSMAN, Sentra Kerajinan Kulit Manding, Bantul)

SARTIKA PURBA, Andi Sudiarso, ST., MT., M.Sc., Ph.D

2013 | Skripsi | TEKNIK INDUSTRI

Penetapan harga jual adalah proses penentuan apa yang akan diterima suatu produsen dalam penjualan produknya. Dalam masa persaingan industri seperti sekarang ini, harga merupakan faktor penting yang dipertimbangkan konsumen dalam membeli suatu produk. Di dalam penetapan harga sebuah produk, terdapat berbagai macam faktor internal yang membentuk harga produk, misalnya biaya bahan baku utama, biaya bahan pendukung, biaya tenaga kerja, tingkat kesulitan membuat model produk, biaya distribusi, dan lain-lain. Selain itu, harga produk juga dipengaruhi oleh profit yang ingin diraih produsen. Namun, pada masa persaingan sekarang ini, penetapan harga kini tak lagi bersifat statis yakni hanya bergantung pada biaya-biaya dan profit yang diinginkan produsen, melainkan bersifat dinamis dimana harga semakin berorientasi pada permintaan yang dipengaruhi oleh faktor persepsi konsumen yang sangat sensitif terhadap harga dan produk sejenis dari kompetitor. Kondisi ini membuat penentuan harga menjadi sangat sulit (Soetanto, 2001). Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk menentukan harga produk dengan mempertimbangkan kedua faktor penting tersebut yaitu faktor internal dan eksternal. Dalam penelitian ini dilakukan kajian dengan menggunakan metode logika kabur (fuzzy logic) dalam fuzzy logic toolbox di software Matlab terhadap penentuan harga produk dengan memperhatikan faktor proyeksi keuntungan, persepsi konsumen, dan harga kompetitor sebagai membership function. Penelitian dilakukan di Industri Kerajinan Kulit milik Bapak Roosman, yang berlokasi di Desa Wisata Manding, Yogyakarta. Hal ini dilakukan untuk melihat penetapan harga yang diterapkan di sebuah home industry. Pada penelitian ini, terlebih dahulu dilakukan studi pendahuluan untuk menentukan segmentasi konsumen yang akan menjadi responden untuk mengisi kuesioner sebagai sumber data primer. Jumlah responden sebanyak 40 orang yang terdiri dari pria dan wanita. Perhitungan penetapan harga dilakukan dengan menggunakan metode logika kabur (fuzzy logic) yang kemudian dibandingkan dengan metode mark-up pricing sebagai metode konvensional. Hasil perhitungan dari metode logika kabur (fuzzy logic) ini akan dibandingkan dengan metode mark-up pricing yang umum digunakan dalam penentuan harga. Setelah itu, hasil perhitungan dari metode logika kabur (fuzzy logic) ini kemudian akan divalidasi oleh expert judgment untuk mendapatkan range harga jual yang optimal dengan tetap menguntungkan bagi produsen, terjangkau oleh konsumen, dan mampu bersaing di pasaran. Hasil uji MAPE menunjukkan tingkat error yang sangat kecil yaitu 2% sehingga hasil perhitungan dari fuzzy logic dapat diterapkan pada kondisi nyata

-

Kata Kunci : harga jual, fuzzy logic, fuzzy logic toolbox, membership function, software Matlab


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.