THE POTENTIALS AND CULTURAL VALUES OF SWALLOW’S NEST IN KEBUMEN
ANDI PANDU PUTRA PRADHANA, Tri Nuraniwati, S.S., M.A.
2014 | Tesis | D3 BAHASA INGGRISTujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui potensi dan nilai budaya yang terkandung dalam kegiatan pengembangbiakan walet beserta sarangnya di Kebumen. Tujuan lain dari penulisan tugas akhir ini adalah untuk menjelaskan tentang manajemen yang diterapkan oleh pemerintah kabupaten Kebumen dalam pengembangbiakan walet beserta sarangnya dan mengetahui pendapat warga Kebumen serta ancaman yang dihadapi dalam usaha pengembangbiakan walet ini. Sebagai penutup, tujuan penulisan tugas akhir ini adalah untuk mempromosikan Kebumen itu sendiri. Penulis berharap tugas akhir ini dapat menjadi referensi untuk mempromosikan Kebumen. Metode pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan wawancara dengan narasumber, menyebar kuesioner dan observasi langsung. Untuk metode wawancara, penulis mewawancarai Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kebumen dan Kepala kantor DPPKAD Kabupaten Kebumen untuk mengetahui potensi serta nilai budaya yang terkandung di dalam walet beserta sarangnya. Selain itu, untuk metode kuesioner penulis meminta tolong ke beberapa masyarakat Kebumen untuk mengisi kuesioner untuk mengetahui pendapat mereka tentang pembudidayaan walet beserta sarangnya di Kabupaten Kebumen. Untuk observasi langsung, penulis mengunjungi pantai Karang bolong yang merupakan tempat pembudidayaan walet beserta sarangnya dan Kantor DDPKAD Kabupaten Kebumen yang memiliki dokumen-dokumen serta foto-foto yang berkaitan dengan objek penelitian. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa potensi dan nilai budaya yang dimiliki oleh walet beserta sarangnya sangatlah potensial dan menguntungkan. Sangat disesalkan jika burung walet di hampir punah karena walet itu sendiri bisa menjadi sarana untuk mempromosikan Kebumen.
The first aim of this paper is to show the potentials and cultural values of swallow’s nests in Kebumen. Furthermore, I will explain about the management of Kebumen’s government in cultivating the nest. Lastly, this paper aims to promote Kebumen itself. By using this paper, the writer hopes that the paper will become a medium to promote Kebumen and become the reference for Kebumen’s government. The methods of collecting data are interview with the informant and direct observation. The writer interviews the head of Tourism Departments of Kebumen and Head of DPPKAD Office Kebumen to know the potentials and cultural values of swallow’s nest in Kebumen. Besides, the writer also asks the citizens of Kebumen to fill the questionnaires in order to find out their opinion about the cultivation of swallow’s nest in Kebumen. For the direct observation, the writer visits Karang Bolong beach that once became the place to cultivation and DPPAKAD Office that has the documents and photos which are related to the topic. Based on the results of the research, it can be concluded that swallow’s nest is very potential and profitable. The cultivation and harvestiny processes have cultural values related to the existence of the South Sea kingdom which is believed by the local people. It’s very regrettable that swallow birds in Kebumen are almost extinct because it can be promotion for those who have not known Kebumen yet.
Kata Kunci : Kebumen, Sarang Burung Walet, Potensi, Nilai Budaya