SIMULASI TINGKAT KEPERLUAN ENERGI TERMAL PADA RUANG KULIAH BANGUNAN JURUSAN TEKNIK FISIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA MENGGUNAKAN SOFTWARE AUTODESK ECOTECT 2010
MUHAMAD FAIZAL, Dr. Eng. M. Kholid Ridwan, S.T., M.Sc
2013 | Skripsi | FISIKA TEKNIKBangunan Jurusan Teknik Fisika UGM Yogyakarta dengan luas tanah sekitar 1.743,102 ô€€ô€€‚ yang berada pada -7,8º garis lintang dan 110,4º garis bujur arah 30º dari utara dan merupakan daerah pinggir kota Yogyakarta. Penelitian ini mencoba menyimulasikan keadaan termal ruang – ruang kuliah pada bangunan Jurusan Teknik Fisika Universitas Gadjah Mada Yogyakarta yang seyogyanya banyak memakai mesin pengkondisian udara atau AC, oleh karena itu perlu adanya simulasi perhitungan berapa kebutuhan energi termal oleh masing – masing ruang kuliah agar menjadi dasar kebijakan pengurus bangunan dalam mengatur ventilasi maupun penggunaan AC agar tercipta kenyamanan termal dengan efisiensi yang tinggi menggunakan Software Autodesk Ecotect 2010. Bangunan dimodelkan ke beberapa zona sistem. Penulis membaginya berdasarkan fungsi-fungsi ruang. Sehingga zona total berjumlah 88 buah, sedangkan zona penelitian sebanyak 7 buah, yaitu ruang TN 1, 2, 3, 4, seminar, 6 dan 7. Urutan total beban termal pada keseluruhan simulasi termal ruang kuliah yaitu: beban termal internal ruang/ internal gain (2458,50 kWh), beban termal konduksi ruang/ fabric gain (1550,221 kWh), beban termal konveksi ruang/ indirect solar gain (404,945 kWh), beban termal sinar matahari langsung/ direct solar gain (348,918 kWh), beban termal ventilasi/ ventilation gain (185,523 kWh) dan beban termal antar zona/ inter-zonal gain (0,13 kWh). Sementara perbandingan total beban termal pada masing – masing ruang kuliah adalah TN 6 (203,115 kWh), TN 2 (194,175 kWh), TN 3 (188,425 kWh), TN 1 (175,786 kWh), TN 7 (163,696 kWh), Ruang Seminar (153,778 kWh), TN 4 (140,150 kWh).
Department of Physics Engineering Building UGM with a land area of approximately 1743.102 m2 which is at -7.8 º latitude and longitude 110.4 º 30 º direction of north and a suburb of Yogyakarta. This study tried to simulate the thermal state of the lecture rooms on Department of Physics Engineering Building, Gadjah Mada University Yogyakarta which should be a lot of use of air conditioning machines, therefore the need for simulation calculation of how much thermal energy needs by one - each classroom in order to base policy building officials in regulating the use of ventilation and air conditioning to create thermal comfort with high efficiency using Autodesk Ecotect 2010 software. The building is modeled to some zone system. Authors divide it by functions in space. So that the total amount to 88 zone, while 7 pieces zone of research, namely by TN 1, 2, 3, 4, Seminar, 6 and 7. The order total thermal load on the overall thermal simulation lecture halls namely: internal gain (2458.50 kWh), thermal conduction gain/ fabric gain (1550.221 kWh), thermal convection gain/ indirect solar gain (404.945 kWh), direct solar gain (348.918 kWh), ventilation gain (185.523 kWh) and inter-zonal gain (0.13 kWh). While the comparison of the total thermal load on each classroom is TN 6 (203.115 kWh), TN 2 (194.175 kWh), TN 3 (188.425 kWh), TN 1 (175.786 kWh), TN 7 (163.696 kWh), Seminar Room (153.778 kWh), and TN 4 (140.150 kWh).
Kata Kunci : UGM Yogyakarta, AC, Simulasi, Beban Termal, Ruang Kuliah, Zona