ANALISIS KETEPATAN PENGOBATAN PASIEN STROKE DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD KOTA MATARAM TAHUN 2011
PUTRI RETNO WULANDARI, Septimawanto Dwi P., M.Si., Apt.
2013 | Skripsi | FARMASIStroke merupakan penyakit serebrovaskuler yang menurut data American Heart Association (AHA) merupakan penyebab kematian kedua pada usia diatas 60 tahun. Stroke terjadi secara tiba-tiba dan mengakibatkan kerusakan neurologis.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pengobatan dan menilai ketepatan pengobatan (tepat indikasi dan tepat obat) pasien dengan diagnosa stroke di instalasi rawat inap RSUD Kota Mataram tahun 2011 berdasarkan standar pelayanan medik RSUD Kota Mataram tahun 2011. Penelitian ini menggunakan metode penelitian non-eksperimental yang bersifat deskriptif evaluatif. Data diperoleh dari berkas rekam medik yang dikumpulkan secara retrospektif kemudian dianalisis dengan metode deskriptif evaluatif dan disajikan dalam bentuk tabel serta dihitung persentasenya. Hasil analisis ketepatan indikasi penggunaan pentoksifilin dan antiplatelet sebagai terapi khusus pada fase akut stroke iskemik dinyatakan tepat indikasi 90%, penggunaan neuroprotektor (piracetam dan sitikolin) dinyatakan tepat indikasi 100%, penggunaan mannitol sebagai terapi khusus stroke hemoragik dinyatakan tepat indikasi 66,67%, penggunaan antihipertensi sebagai terapi rehabilitasi dinyatakan tepat indikasi 100%, dan penggunaan antiplatelet sebagai terapi rehabilitasi dinyatakan tepat indikasi 89%. Hasil analisis ketepatan obat penggunaan pentoksifilin dan antiplatelet pada terapi khusus fase akut stroke iskemik dinyatakan tepat obat 90%, penggunaan neuroprotektor (piracetam dan citicholin) dinyatakan tepat obat 100%, penggunaan mannitol pada terapi khusus fase akut stroke pendarahan dinyatakan tepat obat 100%, penggunaan antihipertensi pada terapi rehabilitasi dinyatakan tepat obat 100%, dan penggunaan antiplatelet pada terapi rehabilitasi dinyatakan tepat obat 100%.
-
Kata Kunci : Ketepatan, Pengobatan, Stroke, RSUD Kota Mataram