ANALISIS ENERGI BANGUNAN HOTEL NOVOTEL YOGYAKARTA DENGAN SISTEM PENGKONDISIAN UDARA VARIABLE AIR VOLUME MENGGUNAKAN ENERGYPLUS
DEWATI WIDITAMA, Sentagi Sesotya Utami, S.T., M.Sc., Ph.D.
2013 | Skripsi | FISIKA TEKNIKSebagai entitas sektor komersial yang memiliki karakteristik operasi 24 jam dalam sehari, dibutuhkan efisiensi energi untuk dapat menghemat konsumsi energi listrik bangunan hotel. Salah satu usaha efisiensi energi tersebut adalah dengan melakukan modifikasi sistem tata udara yang digunakan. Langkah efisiensi dilakukan pada sistem tata udara, karena utilitas ini adalah yang terbesar dalam hal konsumsi energi listrik bangunan. Modifikasi sistem tata udara yang dilakukan pada penelitian ini adalah dengan mengganti sistem CAV (Constant Air Volume) yang saat ini digunakan dengan sistem VAV (Variable Air Volume). Pada sistem ini terdapat suatu alat yang dinamakan VAV terminal unit yang berfungsi untuk mengatur volume udara suplai ke ruangan yang dibagi menjadi zona termal. Studi kasus dilakukan pada bangunan Hotel Novotel Yogyakarta. Penelitian ini berbasis simulasi dengan menggunakan simulasi energi EnergyPlus untuk menghitung efisiensi energi yang berhasil dicapai dengan menerapkan sistem VAV. Data yang dibutuhkan meliputi data geometri bangunan, data cuaca, dan data beban pendinginan. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahap, diawali dengan permodelan tiga dimensi geometri bangunan menggunakan Google SketchUp 8 yang dilengkapi dengan OpenStudio 1.0.10, simulasi energi bangunan menggunakan EnergyPlus 8.0.0.008, dan terakhir adalah analisis hasil simulasi. Hasil simulasi menunjukkan konsumsi energi listrik keseluruhan bangunan Lantai 1 Hotel Novotel Yogyakarta sebesar 2508,33 GJ per tahun, dengan perincian 45,22% digunakan untuk sistem tata udara, 44,76% sistem tata cahaya, dan 10,02% peralatan listrik. Nilai Intensitas Konsumsi Energi (IKE) bangunan Lantai 1 Hotel Novotel Yogyakarta sebesar 434,012 kWh/m2/tahun. Peranan sistem VAV dalam usaha efisiensi energi bangunan hotel dibuktikan melalui perbandingan dengan sistem CAV (Constant Air Volume). Dari hasil perbandingan diperoleh nilai penghematan sebesar 4,58% oleh sistem VAV.
As a commercial entity that operates 24 hours, energy efficiency is required in hotels in order to minimize the building energy consumption. One of the strategies is by modifying the building air conditioning system, given the fact that it consumes the largest amount of electricity. Modification on the air conditioning system that has been done in this research is by replacing the current Constant Air Volume (CAV) system with the Variable Air Volume (VAV) system. It consists of a VAV terminal unit which functionalizes to control the air volume being distributed into the spaces known thermal zones. The building observed is Novotel Hotel in Yogyakarta. This research is based on computer simulation using EnergyPlus software compute the energy efficiency obtained by the use of VAV system. The data input required are the building geometry, weather data, and the building cooling loads. First stage of the simulation is creating the computer model using Google SketchUp 8 with an Open Studio 1.0.10 module. The next stage is the energy simulation utilizing EnergyPlus 8.0.0.008, followed with the analysis. Results have shown that the total energy consumption of the first floor Novotel Hotel Yogyakarta is 2508.33 GJ per year with 45.22% allocated for AC, 44.76% for lighting, and 10.02% for other utilities. Furthermore, the Energy Consumption Intensity (IKE) is 433.012 kWh/m 2 per year. By comparing the energy consumption of both system, CAV and VAV, it can be concluded that applying VAV to the AC system has gained energy efficiency up to 4.58%.
Kata Kunci : efisiensi energi, bangunan hotel, sistem tata udara, sistem VAV