Laporkan Masalah

VALIDASI ETNA (EFFICIENCY TRANSFER FOR NUCLIDE ACTIVITY MEASUREMENTS) UNTUK ANALISIS SAMPEL RADIOAKTIVITAS LINGKUNGAN DENGAN SPEKTROMETRI GAMMA

KHUSNUL WICAKSONO SUKOWATI, Ir. Gede Sutresna Wijaya, M.Eng.

2013 | Skripsi | TEKNIK NUKLIR

itas Telah dilakukan penelitian mengenai validasi ETNA untuk analisis sampel radioaktivitas lingkungan dengan spektrometri gamma di Laboratorium Radioaktivitas Latar Rendah, PTAPB-BATAN. Tujuan utama dari penelitian ini adalah mengetahui valid dari penggunaan ETNA untuk menghitung efisiensi pengukuran dari sampel dengan geometri yang berbeda dari geometri kalibrasi, serta penggunaan geometri yang optimal dalam pengukuran maupun kalibrasi. nilai Penelitian dilakukan dengan mengukur cacah sumber standar 152 Eu dan 241 Am bentuk titik dengan variasi jarak sumber-detektor 5 cm, 10 cm, 15 cm, 20 cm, 25 cm, dan 30 cm, serta standar IAEA 373 dan IAEA 375 bentuk silinder dengan jarak sumber-detektor sejauh 0 cm, 5 cm, dan 10 cm. Efisiensi pengukuran dari masing-masing energi dan jarak pengukuran dihitung, dan kemudian dibandingkan dengan efisiensi hasil perhitungan ETNA sehingga diketahui seberapa besar perbedaan diantaranya. Pengukuran sumber menghasilkan perbedaan efisiensi di atas 10% untuk jarak sumber-detektor 5 cm dan di atas 5% untuk jarak sumber-detektor 10 cm. Perbedaan terkecil, yaitu 0,03% - 4,6% didapatkan dengan menggunakan jarak sumber-detektor sejauh 25 cm sebagai geometri kalibrasi, dengan geometri pengukuran di atas 15 cm. Pada pengukuran sumber silinder, didapatkan perbedaan nilai efisiensi terkecil sebesar 9,34%, 2,70%, dan 2,80% untuk standar IAEA 373, serta 3,50%, 0,012%, dan 1,17% untuk standar IAEA 375 pada jarak pengukuran berturut-turut 0 cm, 5 cm, dan 10 cm dengan menggunakan geometri kalibrasi sumber titik dengan jarak sumber-detektor 5 cm.

R esearch s were carried out to ETNA validation for environmental radioactivity sample analysis by means of gamma spectrometry in Low Background Radioactivity Laboratory, PTAPB-BATAN. The main objective of this study was to determine the validity of ETNA in calculate the efficiency of radioactivity measurements of a number of samples which have geometry that is different to the calibration geometry, and also to find the optimal geometry for measuring and calibrating processes. counting The study was conducted by 152 Eu and 241 Am standard point source with source-to-detector distance variations of 5 cm, 10 cm, 15 cm, 20 cm, 25 cm, and 30 cm, and the IAEA 373 and IAEA 375 cylindrical standard with source-to-detector distance variations of 0 cm, 5 cm, and 10 cm. The efficiency of each energy and distance measurements was calculated and then compared with the results of ETNA calculation to know the difference. Point source measurement produced difference of above 10% for a distance of 5 cm and above 5% for a distance of 10 cm. The smallest difference, which were in range 0.03% - 4.6%, were obtained by using 25 cm source-to-detector distance as geometry calibration, with measurements geometry of above 15 cm. In the measurement of the cylindrical source, the smallest differences of 9.34%, 2.70%, and 2.80% were obtained for IAEA 373 standard, and 3.50%, 0.012%, and 1.17% for the IAEA 375 standard in the distance of, respectively 0 cm, 5 cm, and 10 cm, by using calibration geometry of point source within 5 cm of source-todetector distance.

Kata Kunci : ETNA, efisiensi pengukuran, validasi, spektrometri gamma


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.