Laporkan Masalah

PETAHANA DAN KEKALAHAN Kekalahan Petahana Bupati Kabupaten Solok Dalam Pemilihan Kepala Daerah Periode 2010-2015

dian iskandar, Hasrul Hanif, MA

2013 | Tesis | S2 Politik dan Pemerintahan

Studi ini bermaksud untuk mengungkap kekalahan yang dialami oleh petahana (incumbent) dalam pemilihan kepala daerah yang ia ikuti pada periode berikutnya. Tujuannya melacak penyebab-penyebab yang menjadikan petahana tidak mampu mempertahankan kekuasaannya, dengan membaca peluang yang dimiliki oleh sang petahana sebagai pedoman dalam menemukan jawaban. Kembali bersaingnya kepala daerah yang tengah menjabat dalam pemilihan umum berikutnya, memberikan keuntungan kepada para petahana tersebut karena posisi yang ia duduki, sehingga peluang terpilih kembali menjadi lebih besar. Namun muncul suatu trend dimana petahana mengalami kekalahan pada saat pemilihan umum berikutnya. Dengan menggunakan metode studi kasus maka studi ini akan mengungkap penyebab kekalahan petahana dan kekalahan yang dialami oleh petahana bupati Kabupaten Solok pada pemilihan umum kepala daerah periode 2010-2015 sebagai pintu masuk. Studi ini mengkaji petahana Bupati Kabupaten Solok karena ia memiliki alokasi potensi peluang baik diskon kampanye dan pendorong yang besar dan seharusnya mampu mempertahankan petahana tetap berada di kursi kekuasaan dengan merebut kedaulatan rakyat. Besarnya alokasi diskon kampanye yang masih berupa potensi ternyata tidak mampu memberikan kejayaan kepada si petahana. Tidak terealisasinya potensi diskon kampanye menjadi diskon kampanye sesungguhnya yang diakibatkan oleh kesalahan menentukan media, tempat dan momen yang tepat dalam melakukan pembingkaian sebagai salah satu penyebabnya. Begitu pula halnya dengan pendorong sebagai potensi yang dimiliki. Petahana melakukan kesalahan dalam menentukan siapa yang akan menjadi pendorongnya dan diperparah dengan tidak maksimalnya petahana melakukan mobilisasi terhadap sumber daya yang ia miliki yang berakibat pada lemahnya loyalitas dan kepatuhan para pendorong menjadi penyebab kekalahan selanjutnya. Kegagalan petahana merupakan bentuk dari ketidakoptimalan dalam mengaktualisasikan potensi peluang yang dimiliki oleh petahana, sehingga berujung dengan peletakan takhta kekuasaan. Lupa bahwa peluang baik diskon kampanye maupun pendorong tidak taken for granted membuat petahana tersingkirkan. Keadaan yang demikian menunjukan bahwa posisi sebagai petahana bukanlah jaminan untuk memenangkan kedaulatan rakyat. Kekalahan yang dialami oleh petahana Bupati Kabupaten Solok merefleksikan bahwa sesungguhya kapabilitas figure sangat berpengaruh ketika berkontestasi dalam pemilihan umum apapun skalanya dan berimbas pada hasil akhir yang dicapai. Kemampuan membaca dan memanfaatkan peluang yang tersedia serta kemampuan menelaah dan memahami keadaan sosial masyarakat yang menjadi sasaran agar tercapainya kepentingan untuk merebut, mempertahankan kekuasaan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kapabilitas figur tersebut

-

Kata Kunci : petahana, potensi, peluang, diskon kampanye, pendorong, framing, sumberdaya kekuasaan, kekalahan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.