Laporkan Masalah

RETENSI PERAWAT DI RUMAH SAKIT CITRA HARAPAN – BEKASI TAHUN 2012

Steffano Aditya Handoko, Prof. Dr. Adi Utarini, M.Sc., MPH., PhD

2013 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar belakang: Rumah sakit Citra Harapan Bekasi sedang membenahi sistem manajemen yang ada termasuk manajemen keperawatan. Retensi perawat merupakan hal yang penting karena menimbulkan kekhawatiran tentang kualitas perawatan pasien dan berdampak pada tingginya biaya perekrutan dan orientasi staf baru. Retensi perawat merupakan kemampuan organisasi dalam mempertahankan perawat selama mungkin untuk bekerja di suatu rumah sakit atau suatu organisasi. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran karakteristik demografi di rumah sakit citra harapan bekasi, untuk mengetahui gambaran retensi perawat di rumah sakit citra harapan bekasi, untuk mengetahui hubungan antara karakteristik demografi perawat terhadap retensi perawat di rumah sakit citra harapan bekasi, serta untuk mengetahui hubungan antara retensi terhadap rencana kerja perawat masa datang perawat, dan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik demografi perawat terhadap rencana kerja perawat masa datang perawat di Rumah Sakit Citra Harapan - Bekasi. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan melibatkan sekitar 103 perawat. Hasil dan pembahasan : Berdasarkan hasil yang didapat sebagian besar perawat yang bekerja di RS Citra Harapan Bekasi berjenis kelamin perempuan (93,2%), berumur dibawah 30 tahun (78,6%), memiliki pendidikan DIII keperawatan (89.3%), belum menikah (63,1%), dan tidak memiliki tanggungan (67%), dengan rata-rata masa kerja 12-35 bulan (51,5%). Dan rencana kerja perawat masa depan sebagian besar keluar dari pekerjaan di RSCHB yaitu sebanyak 83,5%. Sebagian besar responden menyatakan beban kerja, lingkungan kerja, keamanan kerja, praktek professional dan organisasi tempat kerja belum sesuai dengan yang diharapkan. Kesimpulan: Retensi perawat berperan untuk kestabilitasan dari kuantitas dan kualitas tenaga perawat, mempertahankan kualitas produksi atau kualitas asuhan keperawatan, mengurangi pengeluaran dana, dan menjaga moral tenaga perawat yang bekerja di rumah sakit sehingga tidak terjadi kehilangan tenaga perawat yang berkualitas yang diperlukan dalam pengembangan pelayanan keperawatan. Namun retensi perawat yang ditemukan pada penelitian ini tidak mempunyai perbedaan yang signifikan dengan variabel seperti karakteristik demografi perawat itu pribadi maupun rencana kerja masa depan perawat tersebut.

Background: Citra Harapan Hospital Bekasi wants to fix an existing management system, including nursing management. Retention of nurses is important because it raises concerns about the quality of patient care and the impact on the high cost of recruitment and orientation of new staff. Retention of nurses is an organization's ability to retain nurses as long as possible to work in a hospital or an organization. Objective:To describe the demographic characteristics of Citra Harapan Hospital Bekasi, to reveal the retention of nurses in Citra Harapan Hospital Bekasi, to determine the relationship between demographic characteristics of the nurses and the retention of nurses in Citra Harapan Hospital Bekasi, and to investigate the relationship between the retention with the future work plan nurses, and to determine the relationship between demographic characteristics of nurses with future plan nurses in Citra Harapan Hospital - Bekasi. Method: This study is a quantitative research with cross sectional approach involving 103 nurses. Results and discussion: Based on the results obtained most of nurses working at the Citra Harapan hospital Bekasi were female (93. 2%), aged under 30 years (78. 6%), have a Diploma nursing education (89. 3%), unmarried (63. 1 %), and do not have dependents (67%), with an average working period 12-35 months (51. 5%). And plans for future nurses work mostly came out of work in RSCHB as many as 83. 5%. Most respondents stated workload, work environment, occupational safety, professional practice and workplace organization not as expected. Conclusion: Retention of nurses contribute to stability of the quantity and quality of nurses, to maintain quality of production or the quality of nursing care, reduce spending, and keep the morale of nurses who work in hospitals so there is no loss of qualified nurses are needed in the development of nursing care. However, retention of nurses found in this study do not have significant differences in variables such as demographic characteristics of the nurses personal as well as future work plans are nurses.

Kata Kunci : Retensi, beban kerja, lingkungan kerja, keamanan kerja, praktek professional, organisasi tempat kerja.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.