Laporkan Masalah

PERSEPSI PASIEN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN TB DI RSUD KABUPATEN SERANG DAN DI RS CITRA MEDIKA CIRUAS PROVINSI BANTEN

Ghanis Afina Virginita, dr. Ari Probandari, MPH., PhD

2013 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar belakang: TB adalah penyakit infeksi kronis yang menjangkiti 9 juta orang individu per tahun dan kira kira 2 juta kematian per tahunnya. Tingginya angka MDR-TB dan koinfeksi dengan HIV akan menimbulkan komplikasi pengobatan TB. Rumah sakit telah diidentifikasi sebagai target prioritas untuk inisiatif PPM (Public-Private Mix) dalam strategi DOTS pada negara dengan beban TB tinggi. Aspek perspektif pasien dalam penanganan penyakit kronis kurang diperhatikan, hal ini dapat mempengaruhi kepuasan pasien TB. Kepuasan penting untuk menjaga keberlanjutan pegobatan sehingga mendukung kesembuhan TB. Tujuan penelitian: mengukur persepsi pasien terhadap kualitas pelayanan TB di poli Paru RSUD Kab.Serang dan menganalisis perbedaan persepsi kualitas pelayanan TB di RSUD Kab.Serang dengan di RS swasta Citra Medika Ciruas (CMC). Metode: jenis penelitian ini observasional dengan rancangan cross-sectional dimana data didapatkan dari kuesioner yang diisi oleh 79 pasien TB di poli paru RSUD Serang dan 46 pasien TB di poli penyakit dalam RS Citra Medika Ciruas. Penelitian ini dilakukan pada periode 1 April -30 Mei 2013 Hasil penelitian: pelayanan TB di RSUD Serang dari 52 aspek terdapat 5 hal yang memerlukan perbaikan yaitu: (1) tidak menunggu lama pelayanan, (2) pasien tidak mengalami diskriminasi, (3) fasilitas RS bersih, (4) terdapat bangku yang nyaman untuk menunggu, (5) pasien diberikan prioritas bila sakit batuk. Sedangkan di RS Citra Medika Ciruas, terdapat 2 hal yang memerlukan perbaikan yaitu: (1) pasien menerima bantuan transportasi dan (2) petugas menginformasikan cara pencegahan infeksi HIV. Kesimpulan: Persepsi pasien TB terhadap kualitas pelayanan TB baik di RSUD Serang dan di RS Citra Medika Ciruas dianggap baik oleh responden terbukti dengan lebih dari separuh responden menilai secara keseluruhan kedua fasilitas ini pada nilai 6-10. Selain itu juga terdapat perbedaan pola persepsi pasien TB di RSUD kabupaten Serang dan pasien TB di RS CMC terhadap hal-hal yang dinilai penting dalam dimensi kualitas pelayanan TB.

Background:Tuberculosis (TB) is a chronic infectious disease, affecting about 9 million individuals per year and leading to approximately 2 million deaths. One of the components of the Stop TB Strategy is to engage all care providers include primary health care and all hospital even it public or private hospital. Public Private Mix (PPM) approach involve all care providers in the implementation of quality DOTS strategy which the purpose is accelerate case detection rate, improvement of quality of TB care and the prevention of MDR and XDR-TB cases. Patient’s perspective in quality of care in chronic disease have been missing QUOTE-TB is a management tool developed by WHO which allows NTPs to measure the performance of TB services and can identify which aspect from the TB patient’s perspective in a health facility which need an improvement. Objective: to measure perceived quality of TB care at serang public hospital and compare patients’s perception between Serang public hospital and Citra Medika Ciruas private hospital. Method: a cross-sectional study, done by collecting data from kuesioner which is collected from 79 TB patient Serang Public Hospital and 46 TB patient in Citra Medika Ciruas hospital The study was conducted during April 1- Mei 30, 2012 Result and discussion: Five aspects of quality of TB care at Serang Public Hospital had bigger QI scores than 1, which was: the waiting time(s) before being served by providers of this facility is acceptable, not experience discrimination because having TB, the facility is clean, comfortable benches for waiting, and getting priority if patient suffer cough. There were 2 aspects which need improvements in Citra Medika Ciruas private hospital are: health providers informed on how to prevent HIV infection and receive support for transportation from the TB facility. Conclusion:The perceived quality of TB care both at Serang public hospital and Citra Medika Ciruas Private hospital had been interpreted good by patient,it is proved by more than half respondent gived 6 until 10 scores for overall rating of the facility however still several aspect need improvement to mantain continuity of care, which can result in patient satisfaction, and impact to better outcomes.

Kata Kunci : Persepsi pasien, kualitas pelayanan TB, kepuasan pasien


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.