EVALUASI SISTEM INSENTIF JASA PELAYANAN YANG BERSUMBER DARI PROGRAM ASURANSI KESEHATAN DI RSUD DATU SANGGUL TAPIN
MUHAMMAD RASYID, dr. Mubasysyir Hasanbasri, MA.
2013 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatarbelakang: Sistem insentif jasalayanan merupakan program kompensasi yang mengkaitkan bayaran denganproduktivitas. RSUD Datu Sanggul Tapin telahmenjalankan sistem remunerasi insentif jasa layanan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Tapi nomor 09 tahun 2011 Tentang Pola Tarif dan penggunaan tarif layanan pada RSUD Datu Sanggul Tapin. Namun demikian, masih dirasakan adanya kesenjangan insentif keperawatan yang diterima seorang perawat perbulan pada ruang perawatan.Sebagian besar pasien yang dirawat di RSUD Datu Sanggul Tapin adalah peserta Asuransi atau Jaminan Kesehatan yang jumlah keseluruhan 68 %, hanya 32 % pasien Umum yang tidak memiliki Jaminan Kesehatan. Sistem pembagian insentif jasa perawat yang bersumber dari asuransi kesehatan masih secara sama rata. Sistem pembagian jasa pelayanan perawat yang ada saat ini tampaknya masih belum mampu secara maksimal meningkatkan motivasi kerja perawat. Tujuan:Mengetahui sistem insentif jasa pelayanan yang diberikan kepada perawat bersumber dari Asuransi, Mengevaluasi sistem pembagian insentif jasa pelayanan dan Mengetahui persepsi perawat tentang kinerjanya dalam melayani pasien dari program asuransi kesehatan di Ruang Rawat Inap di RSUD Datu Sanggul Tapin. Metode: Rancangan penelitian ini Studi Kasus dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif untuk menggali lebih dalam tentang mengevaluasi penerapan sistem insentif jasa pelaya nan keperawatan saat ini pada Ruang Rawat Inap di RSUD Datu Sanggul Tapin. Hasil: Pelaksanaan sistem pembagian Insentif Jasa Pelayanan dan sistem remunerasi sudah cukup baik, keluhan terhadap sistem distribusi jasa pelayanan terutama keterlambatan waktu pembayaran insentif Jasapelayanan dan aspek kurangnya keadilan dalam prosentase pengembalian 40% jasa pelayanan dan 60% untuk Jasa Sarana. Kesimpulan :Penerapan sistem insentif jasa pelayanan jumlah nomial yang dibagikan setiap bulannya belum memenuhi harapan sebagian perawat dan dianggap masih belum mampu memberikan imbalan sesuai dengan kinerja tiap perawat, belum sesuai dengan aspek ketepatan waktu pemberian, belum sesuai dengan aspek keadilan, namun tidak mempengaruhi perawat dalam melayani pasien pasien yang berasal dari Program Jaminan.
Background : The system services an incentive compensation program that linking pay to productivity. Hospital Baseri Kandangan Hasan has run incentive remuneration based services Tapin Regent Decree number 09 of 2011, About Patterns rates and service utilization rates. Nevertheless, there is still a gap perceived nursing incentives received a monthly nurse in the treatment room. Nurse incentive distribution system services sourced from health insurance still equally. Nursing services division system that exists today seems to still not able to maximally increase the motivation of nurses. Objectives :To determine the incentive system services provided to nurses sourced from Insurance, Evaluating the incentive distribution systems and services Knowing the nurse's perception of its performance in serving patients from the health insurance program. Methods :The study design Case Study using descriptive qualitative research methods to explore more about the incentive system to evaluate the application of current nursing services. Results :Implementation of Care Services Incentive distribution system and the remuneration system is good enough, a complaint against the service distribution systems, especially the delay time payment incentives and aspects of the lack of fairness in the percentage return of 40% for services and 60% for Facility Services. Conclusion :The application of the incentive system services are distributed nominal amount each month has not met expectations and most nurses are considered still not able to provide benefits in accordance with the performance of each nurse, not in accordance with the timeliness aspect of the provision, not in accordance with the aspect of justice, but do not affect the nurse in serve patients from patients Assurance Program.
Kata Kunci : Evaluasi, Jasa Pelayanan, Kinerja Perawat