Laporkan Masalah

STRUKTUR PERMINTAAN DAGING DAN PREFERENSI LEXICOGRAPHIC KONSUMEN DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Minar Ferichani, Ir.MP., Prof. Dr. Ir. Sri Widodo., M.Sc.

2013 | Disertasi | S3 Ekonomi Pertanian

Penelitian ini bertujuan untuk menguji adanya perubahan struktur konsumsi daging ayam broiler, daging sapi dan daging ayam kampung, menguji faktor-faktor sosial, ekonomi dan demografi yang berpengaruh terhadap konsumsi daging, serta menguji faktor-faktor preferensi leksikografik yang berpengaruh terhadap konsumsi daging di Daerah Istimewa Y ogyakarta. Penelitian ini mempergunakan dua jenis data, data primer hasil wawancara dengan konsumen dan data SUSENAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perubahan struktur konsumsi kecuali pada struktur konsumsi daging ayam kampung di perkotaan. Faktor-faktor leksikografik yang berpengaruh terhadap konsumsi daging ayam broiler di perdesaan antara lain umur kepala rumah tangga (negatif), pengidap penyakit (negatif), dan interaksi antara kandungan residu obat, antibiotika dan hormon dengan tingkat pendapatan tinggi (negatif). Untuk di perkotaan tidak ada variabel leksikografik yang berpengaruh terhadap permintaan daging broiler. Berdasarkan hasil analisis gabungan perdesaan dan perkotaan variabel leksikografik yang berpengaruh terhadap konsumsi daging broiler adalah interaksi anatar kandungan residu obat, antibiotika dan hormon dengan tingkat pendapatan tinggi (negatif). Berdasarkan hasil analisis secara terpisah maupun gabungan secara umum di perdesaan dan perkotaan DIY, faktor-faktor leksikografik yang berpengaruh terhadap permintaan daging sapi di DIY adalah kandungan gizi saja. Untuk daging ayam kampung di perdesaan, faktor-faktor leksikografik yang berpengaruh terhadap permintaan adalah interaksi antara kandungan residu obat, antibiotika dan hormon dengan pendapatan tinggi. Untuk di perkotaan faktor leksikografik yang berpengaruh adalah tingkat pendidikan ibu (positif), kandungan gizi daging (positif) dan harga hedonik daging ayam kampung (positif ). Sedangkan berdasarkan hasil analisis gabungan, faktor-faktor leksikografik yang berpengaruh adalah harga hedonik daging ayam kampung (positif) dan kandungan gizi (positif) Ciri-ciri preferensi konsumen daging di Daerah lstimewa Y ogyakarta pada umumnya sudah mempertimbangkan faktor-faktor kesehatan dan keamanan pangan, juga kualitas daging. W alaupun kesadaran akan kualitas, kesehatan dan keamanan pangan terutama daging belum dimiliki oleh semua lapisan konsumen secara keseluruhan. Artinya hanya konsumen yang berpendapatan di atas rata-rata (RP 2.191.600),- dan tinggal di perkotaan yang sudah memikirkan dan memiliki kekhawatiran terhadap kandungan residu obat-obatan, antibiotika dan hormon di dalam mengkonsumsi daging, yang dihubungkan dengan pengaruhnya terhadap status kesehatannya. Sedangkan kandungan chplesterol daging belum terbukti sebagai salah satu faktor lexicographic preference dalam mengkonsumsi daging.

The study aims to investigate the structural change on meat consumption, to know several variables influenceing the meat consumption; and the household on the lexicographic preference of meat consumption. The data of National Socioeconomic Survey (SUSENAS) of 3823 rural and 3046 urban households were analyzed to know the structural change in meat consumption, and to know factors injluenceing the meat consumption. Primary data was analyzed to know factors influencing the meat consumption and the household meat consumer preference of 104 rural and 100 urban households. Variables include in this study are meat characteristic, social variables, demographic variables, economics variables and consumers consideration toward health care, meat quality and food security. The result indicate that during three period of SUSENAS data of 1996, 1999 and 2002 there were structural change in meat consumption on all kind of meat, whether on rural or urban consume, except on local chicken meat on urban consume. The lexicographic factors influenceing broiler consumption are age of head of household (negatively), desease infection (negatively), and interaction variable between income above average and content of medicine, antibiotic and residual hormone in broiler (negatively). But on urban there is no lexicographic factor influence to the broiler consumption. On the other hand by integrated analysis the lexicographic factor that influence to broiler consume is interaction variable between income above average and content of medicine, antibiotic and residual hormone in broiler (negatively). The lexicographic factor that influence to beef consume is only nutrition content. The lexicographic factors that influence the consumption of rural local chicken meat are interaction variable between income above average and content of medicine, antibiotic and residual hormone. But on urban the lexicographic factor that influence the consumption to local chicken meat is nutrition content (positively) and level of housewife education (positively). On the other hand by integrated analysis the lexicographic factor that influence local chicken meat consumption are hedonic price (positively), and nutrient content (positively). In general the characteristic of meat consumer in Yogyakarta Special Region have considered the health care, food savety, and meat quality. Although this phenomenom was not on all of the meat consumers, only upper middle urban meat consumer consider about cholesterol content, medicine, antibiotic and residual hormone of meat to be consumed.

Kata Kunci : Konsumsi daging, perubahan struktur, preferensi leksikografik


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.