Laporkan Masalah

BUKAN KYUJI BIASA Studi Tentang Mahasiswi yang Bekerja Sebagai Pelayan Rumah Makan Jepang

BAYU KURNIAWAN, Dr. Anna Marie Wattie M.A.

2013 | Skripsi | ANTROPOLOGI BUDAYA

Pada saat ini aktivitas mahasiswa tidak semata-mata dipenuhi dengan kegiatan akademik saja. Sebagian mahasiswa memiliki aktivitas yang tidak berhubungan dengan kegiatan akademik, salah satunya bekerja di rumah makan. Tersedianya lowongan pekerjaan bagi mahasiswa membuat peluang untuk bekerja semakin lebar. Akan tetapi, mahasiswa juga dihadapkan dengan masalah seperti berkurangnya waktu untuk belajar. Sehingga bisa berujung pada bertambahnya masa studi. Dari penjelasan tersebut, penelitian ini ingin menjawab beberapa pertanyaan. Pertama, mengapa mahasiswa bekerja sebagai pelayan rumah makan? Kedua, bagaimana mereka membagi waktu antara kegiatan kerja dan kuliah? Ketiga, bagaimana mereka memaknai status sebagai mahasiswa yang bekerja? Penelitian dilakukan bulan Januari sampai Mei tahun 2013 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Predikat Yogyakarta sebagai kota pelajar membuat tempat ini menjadi tujuan banyak orang untuk menuntut ilmu, sehingga cocok sebagai lokasi penelitian. Fokus penelitian bertempat di warung Nikkou Ramen yang berada di jl. AM Sangaji. Tempat tersebut dipilih karena mempekerjakan mahasiswa sebagai kyuji (pelayan). Dan penelitian ini melibatkan tiga informan utama yang semuanya adalah mahasiswi. Penelitian sendiri menggunakan metode wawancara mendalam dan observasi partisipan. Dimana penulis ikut bekerja sebagai pelayan di rumah makan tersebut. Hasil penelitian diketahui jika mahasiswi bekerja karena membutuhkan uang tambahan dan mencari kegiatan yang bermanfaat bagi mereka. Pilihan bekerja di Nikkou Ramen karena beberapa alasan, seperti peraturan kerja yang tidak menekan, jadwal kerja yang bisa menyesuaikan, memperoleh makanan, serta teman kerja yang baik. Mahasiswi bekerja saat tidak ada jadwal kuliah dan rata-rata bekerja dua sampai empat kali dalam seminggu. Jika tidak bisa masuk kerja karena suatu alasan, mereka meminta tolong kyuji lain sesama mahasiswa untuk menggantikan bekerja. Sedangkan makna bekerja bagi mahasiswi merupakan salah satu cara untuk lebih memahami arti dari sebuah kehidupan. Dan pekerjaan sebagai kyuji berserta semua elemen didalamnya mendukung hal tersebut. Dalam bidang akademik, bekerja dimaknai sebagai salah satu upaya untuk menambah pengalaman, memperkuat rasa percaya diri, dan mengingkatkan skill. Dan dalam keluarga, bekerja dimaknai sebagai salah satu usaha untuk belajar hidup mandiri.

College students nowadays spend their days not only by doing academic activities. Some of them have activities outside academic field, such as working on a restaurant. A lot of job vacancies offer a great opportunity for college students to work. However, it also means the decreasing time for academic study, which leads to the extending of the students’s college period. From thos explanation, this study intend to answer several questions. First, why some college student choose to work as waiter in restaurant? Second, how they allocate their time between work and academic activities? Third, how is the significance of their status as a worker as well as a college student that they perceive? This study was held from January until May 2013 at Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Having a predicate as student’s city, Yogyakarta is a destination for many people to study, making it a suitable place as research location. This study was focused at Nikkou Ramen restaurant on Jalan A.M. Sangaji. Nikkou Ramen was chosen because it employs college students as kyuji (waiter). This study involved three primary informant, all of them are female college students. This study used in-depth interview and participant observation, in which the researcher participated in working as a waiter on that restaurant. The result of this study is those three female college students work because they need additional money, as well as because it is a productive activity. The choice of working in Nikkou Ramen is based on several reason, such as the leeway working regulation, adjustable working schedule, meals on workplace, and good co-workers. The female college students works when they don’t have class on the particular day and on average they work for two until four times a week. If they couldn’t go to work because of some reason, they could ask another co-worker to cover for the. The female college students perceive that working is one of the ways to understand more about the meaning of life. The job as kyuji and all the elements related to it support that view. On academic term, working significance is as an effort to gain experiences, strenghten their confidence, and increase their skill. On family view, working perceived as an effort to learn how to stand on their own feet.

Kata Kunci : Mahasiswi, Kerja, Waktu, Makna


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.