Laporkan Masalah

ANALISIS KINERJA LIQUID RING VACUUM PUMP UNTUK PENURUNAN TEKANAN KONDENSER UTAMA PADA SISTEM PEMBANGKIT PANAS BUMI BEBAN DAYA 42 MW PT GEO DIPA ENERGI UNIT DIENG

GILANG RIADI RAMADHANI, Dr.-Ing. Sihana

2013 | Skripsi | FISIKA TEKNIK

Berdasarkan pendataan yang didapatkan dari Kementerian Energi Sumber Daya Mineral Indonesia (KESDM) pada tahun 2011 telah ditetapkan sebanyak 50 Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) yang tersebar dari seluruh daerah. Data tersebut menunjukkan betapa besar potensi energi listrik dari sektor panas bumi yang ada di Indonesia walaupun semua WKP belum beroperasional secara resmi hingga sekarang. Jika kita membahas tentang pemanfaatan panas bumi maka tidak akan lepas dari limbah dari gas yang dihasilkan dari dalam perut bumi. Gas seperti karbon dioksida, hidrogen sulfida, metane, amonia dan lainnya merupakan unsurunsur senyawa dari gas tak terkondensasi/Noncondensable gas (NCG). NCG yang tidak terkondensasi pada kondenser dapat mempengaruhi kinerja pada sistem pembangkit panas bumi. Dari hasil verifikasi data beban 42 MW yang dimodelkan menggunakan Cycle Tempo 5.0, ejector dapat dimodelkan sebagai kombinasi valve dan node. Pemodelan LRVP dalam Cycle Tempo 5.0 bisa dimodelkan sebagai kombinasi valve dan pump. Dari hasil verifikasi data yang dimodelkan menggunakan ejector pada simulasi Cycle Tempo 5.0, dihasilkan produksi daya bersih mencapai 34 MW sedangkan setelah dilakukan pemodelan sistem pembangkit panas bumi menggunakan LRVP dihasilkan produksi daya bersih mencapai 37 MW. Penggunaan LRVP menghasilkan produksi daya bersih yang lebih besar dibandingkan dengan ejector.

Based on from the Ministry of Energy and Mineral Resources of Indonesia (KESDM) established in 2011 shows that there are 50 mining work area (WKP) that are scattered around this country. It shows how much potential electrical energy from geothermal sector is in Indonesia, although until now not all WKP have officially operated yet. If we discuss about the utilization of geothermal energy, it will never exclude the waste of gas produced from the bowels of the earth. Gases such as carbon dioxide, hydrogen sulfide, methane, ammonia and other compounds are elements of noncondensable gas (NCG), which can affect the performance of the geothermal system. From load data verification 42 MW had been modeled in Cycle Tempo 5.0, ejector can be modeled with combination of valve and node. LRVP can be modeled with combination of valve and pump. From the modeled data verification with ejector in Cycle Tempo 5.0, produced nett power 34 MW while after modeling geothermal system with LRVP produced nett ower 37 MW. LRVP produced bigger nett power than ejector.

Kata Kunci : Noncondensable Gas (NCG), Liquid Ring Vacuum Pump (LRVP), Cycle Tempo


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.