INTERAKSI AKTOR DALAM IMPLEMENTASI PROGRAM PENANGANAN ANAK JALANAN BERBASIS MASYARAKAT DI KECAMATAN UMBULHARJO
FRIEDRIK LIBRATA D, Dr. Agus Heruanto Hadna, M. Si.
2013 | Skripsi | ILMU ADMINISTRASI NEGARA (MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK)Anak jalanan merupakan anak-anak yang perlu dipenuhi hak-haknya sebagai anak. Salah satu untuk cara dalam menangani anak jalanan tersebut adalah melalui Program Penanganan Anak Jalanan Berbasis Masyarakat. Salah satu kecamatan yang mengimplementasikan program ini adalah Kecamatan Umbulharjo karena berdasarkan data tahun 2011 menunjukan bahwa Kecamata Umbulharjo memiliki anak jalanan yang terbanyak bila dibandingkan dengan kecamatan lainnya. Penelitian ini meneliti bagaimana peran dan tanggung jawab dari setiap aktor di dalam Program Penangananan Anak Jalanan Berbasis Masyarakat yang dilakukan di Kecamatan Umbulharjo. Adapun aktor-aktor tersebut adalah Dinas Sosnakertrans Kota Yogyakarta, FK-PSM, dan juga anak jalanan yang berada di Kecamataan Umbulharjo. Tujuan penelitian ini adalah melihat interaksi melalui kemitraan yang terjadi anatara aktor. Kemitraan akan meilhat peran, transparansi, dan kontrol. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif dimana data dikumpulkan dengan cara wawancara, observasi lapangan, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kemitraan berjalan dengan baik walaupun masih terdapat sedikit masalah di dalam pelaksanaan program penanganan anak jalanan ini. Namun secara keselurahan masalah tersebut tidak menggangu jalannya program tersebut. Dan untuk kedepannya program ini diharapkan tetap dapat berlangsung sampai anak jalanan benar-benar telah mendapatkan hak mereka dan tidak perlu turun ke jalan lagi.
Street children are children that need to be filled with his rights as a child. One to ways in dealing with street children is through the Program for Community-Based Treatment of Street Children. One of the districts of Yogyakarta City that implement this program is the District Umbulharjo because based on data in 2011 showed that District Umbulharjo who have the highest oh street children when compared with other districts. This research discusses how the interaction of each actor to handle of this Program of Street Children Community-Based conducted in District Umbulharjo. The actors are Sosnakertrans Department of Yogyakarta, FK-PSM, as well as street children in District Umbulharjo. The purpose of this study is to see the interaction through partnerships occurring between the actors. Partnership will see roles, transparency, and control. This study used a qualitative approach with descriptive types where data was collected by way of interviews, field observations, and documentation. The results of this study indicate that the partnership goes well, although there are few problems in the implementation of the treatment program street children. But the problem is it does not interfere keselurahan course of the program. And for the future of this program is expected to still be able to take up street children truly have earned their rights and do not need to take to the streets again.
Kata Kunci : interaksi, peran, transparansi, kontrol, aktor