TINJAUAN POLA PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN DEMAM TIFOID DI INSTALASI RAWAT INAP PERTAMINA HOSPITAL CILACAP TAHUN 2011
ERIKA EMILIA, Septimawanto Dwi Prasetyo, M.Si., Apt.
2013 | Skripsi | FARMASIDemam tifoid merupakan salah satu penyakit infeksi endemik di negara - negara berkembang termasuk Indonesia. Antibiotik digunakan dalam pengobatan demam tifoid dan biasanya penderita mengalami perbaikan kondisi setelah dua atau tiga hari pemberian antibiotik, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui demografi pasien, pola penggunaan antibiotik dan kesesuaian jenis antibiotik demam tifoid dengan pedoman pengobatan pembanding. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif non eksperimental yang dilakukan secara retrospektif pada pasien demam tifoid rawat inap di Pertamina Hospital Cilacap (PHC) periode 2011. Data rekam medis sebanyak 99 pasien dianalisis secara deskriptif meliputi gambaran subyek penelitian, pola penggunaan antibiotik, dan kesesuaian jenis antibiotik. Kesesuaian jenis antibiotik menggunakan pedoman pengobatan Standar Pelayanan Medis (SPM) PHC dan Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Republik Indonesia Nomor 364/Menkes/SK/V/2006. Populasi pasien demam tifoid terbanyak adalah pada rentang usia 19-40 tahun yaitu 47 pasien. Populasi pasien demam tifoid yang berjenis kelamin perempuan dan laki-laki yaitu sebesar 51,52% dan 48,48%. Pasien demam tifoid terbanyak menjalani rawat inap selama 3 hari yaitu sebanyak 31 pasien. Penggunaan antibiotik yang paling banyak digunakan pada pasien demam tifoid di PHC adalah sefotaksim yaitu sebesar 25,73%. Penggantian antibiotik terbanyak adalah sefotaksim ke tiamfenikol yaitu 9 pasien, kombinasi antibiotik terbanyak adalah seftriakson dan siprofloksasin yaitu 5 pasien. Sediaan antibiotik lebih banyak diberikan melalui injeksi yaitu sebanyak 115 kali dari total 206 kali penggunaan. Kesesuaian jenis antibiotik dengan SPM sebesar 19,19% dan kesesuaian dengan KMK Nomor 364/Menkes/SK/V/2006 sebesar 32,32%.
-
Kata Kunci : demam tifoid, antibiotik, kesesuaian jenis obat, Pertamina Hospital Cilacap