KOORDINASI SIMPANG BERSINYAL (Studi Kasus: Simpang Kentungan-Simpang Monjali, Yogyakarta)
FITRIA PURNAYANTI CAHYANINGRUM, Prof. Dr.-Ing. Ir. Ahmad Munawar, M.Sc.
2013 | Skripsi | TEKNIK SIPILKedua simpang bersinyal di Yogyakarta yang mulai tidak terlepas dari masalah kemacetan, yaitu Simpang Kentungan dan Simpang Monjali pada Jalan Ring Road Utara. Permasalahan yang seringkali terjadi adalah kendaraan harus selalu berhenti pada tiap simpang karena selalu mendapat sinyal merah. Tentu saja hal ini menimbulkan ketidaknyamanan pengendara, disamping lamanya tundaan yang terjadi. Oleh karena itu, diperlukan suatu manajemen lalu lintas agar tercipta kondisi lalu lintas yang lancar dengan melakukan optimasi dan koordinasi di kedua simpang tersebut dengan membuat sistem gelombang hijau (green wave). Adapun data yang dikumpulkan dalam penelitian ini dilakukan dengan cara survei langsung, diantaranya volume kendaraan, kecepatan tempuh kendaraan di kedua ruas, waktu sinyal, dan geometrik simpang. Data yang diperoleh digunakan untuk mendapatkan kondisi eksisting terjenuh yang akan menjadi acuan dalam merencanakan waktu siklus baru dan pembagian fase hijau yang paling optimal dengan memperhatikan teori koordinasi. Dari hasil analisa, diketahui bahwa kedua simpang belum terkoordinasi. Dari sebelas perencanaan, didapatkan waktu siklus baru sebesar 130 detik. Dari kecepatan rata-rata saat survei sebesar 71,06 km/jam, didapatkan waktu offset sebesar 70,93 detik untuk kedua arah. Berdasarkan diagram koordinasi didapatkan bandwidth sebesar 37 detik untuk arah dari Timur dan 32 detik dari arah Barat.
Nowdays, both of signalised intersections in Yogyakarta which began inseparable from the problem of congestion are Kentungan and Monjali signalised intersection at North Ring Road. The problem that often occurs is the vehicles must always stop at every intersection because it always gets a red signal. Certainly, this case made the drivers feel uncomfortable, in addition to the length of delay that occured. Therefore, traffic management is required to reduce the congestion at both signalised intersections, so the traffic condition can goes well by optimize in each signalised intersection and coordinate both signalised intersections by the green wave system. The data collected in this study was done by direct surveys, including vehicles volume, vehicles speed, signal time, and geometric of both intersections. The data is used to get the most saturated existing condition which will become a reference in planning the new cycle time and green phase distribution until get the optimal condition by virtue of coordination theory. From the analysis results, known that both intersections have not been coordinated yet. From eleven scenarios, choosen new cycle time that is 130 seconds. From average speed during survey that is 71,06 km/h, so gotten that offset time for both directions is 70,93 seconds. Bandwidth obtained by coordination diagram is equal to 37 seconds for East direction and 32 seconds for West direction.
Kata Kunci : Koordinasi Simpang Bersinyal, Waktu Offset, Bandwidth, Jalan Ring Road Utara