Analisis gempa hibrid gunungapi Merapi bulan Juli-Agustus 1998
SUGITO, Dr. H. Kirbani Sri Brotopuspito
2001 | Tesis | S2 FisikaKarakterisasi gempa hibrid gunungapi Merapi, Jawa Tengah dalam kawasan ruang dan frekuensi serta pendeteksian adanya kluster-kluster gempa dengan kemiripan tinggi secara otomatis telah dilakukan. Algoritma yang dikembangkan berdasarkan analisis korelasi mampu mendeteksi dan mengelompokkan gempa-gempa hibrid dengan kemiripan bentuk gelombang yang tinggi. Stasiun pengamatan seismik dengan teknik konfigurasi jejaring mini telah dibangun di gunungapi Merapi, yaitu stasiun Pasar Bubar (PS), Klathakan (KLT), Kendil (KEN), dan Selo (GRW) serta satu stasiun sistem konfigurasi jejaring mini perekam bunyi di Babadan (BBN). Lokasi sumber gempa merupakan hal yang sangat penting. Penentuan lokasi sumber gempa (episenter dan hiposenter) dilakukan dengan metode Geiger 4 stasiun. Lokasi sumber gempa hibrid diperoleh berada pada kedalaman < 3,0 km di bawah puncak gunungapi Merapi dan semuanya berada di atas permukaan laut rata-rata. Telah dilakukan juga estimasi faktor kualitas medium (Q) di G. Merapi menggunakan gelombang coda data digital gempa hibrid komponen Z yang direkam dengan seismometer berpita lebar di empat stasiun. Pemodelan menggunakan asumsi bahwa gelombang coda tersebut dihasilkan oleh hamburan tunggal isotropis gelombang permukaan, dimana sumber dan penerima berada pada lokasi yang sama. Hasil penelitian di gunungapi Merapi harga Qo antara 27,5 s/d 77,9 dan n berkisar antara 0,71 s/d 0,99.
Characterisation of the hybrid events in the Merapi volcano, Central Java, in space and frequency domain as well as detection of such earthquakes clusters with highly waveforms similarities by means of an automatic procedure. The developed algorithm based on correlation analysis could detect and grouping the hybrid events with highly waveforms similarities. A mini array seismic configuration system station was developed at the Merapi volcano, i.e., Pasar Bubar (PS), Klathakan (KLT), Kendil (KEN), and Selo (GRW), and one station mini array microphone configuration system at the Babadan (BBN). Source earthquake location is very important. We use Geiger's method for four stations to determine source earthquake location ( epicenter and hypocenter). The locations of hybrid earthquakes source are in the depth < 3.0 km beneath Merapi's volcano summit and all of them are above mean sea level (insp. Estimation of the quality factor medium (Q) in Merapi volcano was carried out by means of the coda waves of digital data of the Z component hybrid events were recorded in broad band seismometer at four stations. The model used is based on assumption that the coda is generated by isotropic single back scattering of surface waves and colocated source and receiver. The observed Qo at Merapi volcano ranges from 27.5 to 77.9 and the power n ranges from 0.71 to 0.99.
Kata Kunci : Analisis Gempa Hibrid, Gunung Merapi