PENGGUNAANSISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT (SIMRS) DI DIY
Evy Hariana, Dr. Ir. Eko Nugroho, Msi
2013 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar belakang:.Sistem informasi rumah sakit memiliki peranan penting dalam pelayanan klinis dan administratif. Pengelolaan informasi di rumah sakit sudah mulai menggunakan sistem berbasis elektronik (SIMRS), terutama dalam mendukung pengambilan keputusan. Namun demikian detail pemanfaatan SIMRS di Indonesia tidak banyak diketahui.. Tujuan:Untukmenganalisis sampai sejauh mana penggunaan sistem informasi manajemen rumah sakit di DIY dalam mendukung pelayanan pasien baik secara administratif maupun klinis. Tujuan khusus : mendeskripsikan kakarteristik penggunaan sistem informasi manajemen rumah sakit di DIY berdasarkan kepemilikan, mendeskripsikakn manfaat dan hambatan dalam implementasi sistem informasi manajemen rumah sakit. Metode Penelitian: :Penelitian ini adalah penelitian deskriftif dengan rancangan kualitatif, dengan tujuan untuk menganalisis penggunaan sistem informasi manajemen rumah sakit di DIY dalam mendukung pelayanan pasien baik secara administratif maupun klinis. Panduan dalam mencari data ini dengan menggunakan kuesioner yang diadopsi dari HIMSS. Hasil:Sebanyak 82,21% RS DIY sudah mengadopsi sistem SIMRS. SIMRS digunakan mayoritas untuk fungsi administrasi yang berupa pendaftaran pasien elektronik (79,17%) dan billing system (70,83%). Walaupun masih sedikit fungsi klinis sudah digunakan untuk dokumentasi medis (58,33%), peresepan elektronik (22,92%), laboratorium (39,58%), dan sistem inventory gudang farmasi (60,42%). Kesimpulan:Karaktetristik penggunaan sistem informasi manajemen rumah sakit di DIY berdasarkan kepemilikkan RS bahwa baik fungsi administrasi maupun fungsi klinis penggunaanya lebih banyak pada rumah sakit swasta. Secara umum Rumah Sakit setuju adanya manfaat yang dirasakan dengan adanya implementasi SIMRS yaitu peningkatan efisiensi dan dalam transaksi kegiatan. Keterampilan SDM, ketersediaan infrastruktur dan aspek dukungan organisasi merupakan hambatan implementasi SIMRS di DIY.
Background:Hospital information systems have an important role to support clinical and administrative services. Management of information in hospitals have been using electronic-based information systems (SIMRS), especially to support management decision making. Nevertheless detail SIMRS utilization in Indonesia are not widely known. Objective:Toanalyzethe extent to whichthe use of hospital management information system in the DIY in support of patient care both administratively andclinically. Specific objectives: todescribe the characteristics ofthe use of hospital management information system in the DIY based onownership, describethe benefits and barriers to the implementation of a hospital information management system. Methods:This study was a descriptive study with a qualitative design, with the aim to analyze the use of hospital management information system in the province in support of patient care both administratively and clinically. Guide in search of this data by using questionnaires adapted from HIMSS. Results:A total of 82.21% RS DIY SIMRS already adopted the system. SIMRS used for the majority of the administrative functions in the form of electronic patient registration (79.17%) and billing system (70.83%). Although still little clinical functionality has been used for medical documentation (58.33%), electronic prescribing (22.92%), laboratory (39.58%), and pharmaceutical warehouse inventory system (60.42%). Conclusion:Characteristic use of hospital management information system in the province based on RS ownership that both administrative functions and clinical functionsat its use over many private hospitals. Hospitals generally agree with the perceived benefits with the implementation of theim proved efficiency and SIMRS intransaction activity. Human resource skills, availability of infrastructure and support aspects of the organizationis an obstacle in the implementation SIMRS DIY
Kata Kunci : teknologi informasi, sistem informasi, rumah sakit