PEMENFAATAN E-LEARNING SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATAKULIAH PROMOSI KESEHATAN DI JURUSAN KEPERAWATAN POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG
FANDIANTA, dr.Widyandana, MHPE, PhD.
2013 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar belakang: E-learning sebagai paradigma baru dalam pendidikan modern, merupakan sebuah model pembelajaran alternatif dari hanya sekedar tatap muka. Secara sederhana e-learning didefinisikan sebagai pembelajaran menggunakan media elektronik, yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kinerja. Pembelajaran menggunakan e-learning dikatakan penting untuk membangun sektor pendidikan di Indonesia, khususnya sebagai upaya meningkatkan pemerataan dan akses pendidikan. Penerapan e-learning di lembaga pendidikan kesehatan sangat relevan untukmasa depan pendidikanperawat kesehatan yang mengarah pada continuous professional education. Namun demikian, di Indonesia masih sedikit pendidikan tinggi kesehatan yang menerapkan sistem berbasis elektronik ini. Beberapa studi sudah menunjukkan adanya antusiasme perguruan tinggi dalam menggunakan e-learning. Pengkajian terhadap manfaat dan perbedaan proses pembelajaran menggunakan e-learning perlu dilakukan, khususnya untuk pendidikan kesehatan. Tujuan: Penelitian ini menganalisis penggunaan media e-learning terhadap proses belajar pada matakuliah promosi kesehatan di Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Palembang. Selanjutnya mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan penerapan e-learning di Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Palembang. Metode: Penelitian ini menggunakanmetode kuasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Dua kelompok mahasiswa 1) Pengguna elearning (perlakuan) dan 2) Pengguna non e-learning (kontrol) akan dievaluasi dalam mengikuti matakuliah promosi kesehatan yang didesain khusus untuk mengadopsi kedua metode pembelajaran. Data dikumpulkan menggunakanprepost tes, kuesioner, pertanyaan terbuka dan mengumpulkan hasil evaluasi belajar mahasiswa. Analisa data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil:Hasil pre-pos tes menunjukkan perbedaan yang bermakna terhadap peningkatan pengetahuan mahasiswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan e-learning dibandingkan dengan pembelajaran konvensional (p<0,05). Terdapat persepsi positif terhadap aspek diskusi, tugas, kuis/ujian, dan ketersediaan bahan ajar pada penggunaan e-learning. Kesimpulan : Pembelajaran menggunakan e-learningmemberi pengaruh terhadap peningkatan pengetahuan mahasiswa pada matakuliah promosi kesehatan.
Background: E-learning as a new paradigm in modern education, is an alternative learning model than just face-to-face. As simply, e-learning is defined as learning to use the electronic media, which aims to increase knowledge and performance. Learning by using e-learning is important to build the education sector in Indonesia, particularly as an effort to improve equity and access in education. Implementing of e-learning in medical education institutions are very relevant to the future of health care education that leads to continuous professional education. However, the higher education in Indonesia is still slightly to implement health-based electronic systems. Several studies have shown the existence of the college enthusiasm in using e-learning. Need to evaluated of the benefits and differences in the process of learning by uing e-learning, especially for health education. Objective:This study analyzed the use of e-learning to the learning process in the course of health promotion in the Department of Nursing PoltekkesKemenkesPalembang. Further identify the advantages and disadvantages of e-learning in Nursing PoltekkesKemenkesPalembang. Methods:This study uses a quasi-experimental methods with quantitative and qualitative approaches. Two groups of students 1) Users of e-learning (treatment) and 2) non e-learning users (controls) were evaluated in the health promotion subject. The data were collected using a pre-post test and questionnaires. Data analysis was done qualitatively and quantitatively. Results:Pre-post test results showed a significant difference to the increasing of students’s knowledge who is participating in e-learning compared with conventional learning (p <0,05). There is a positive perception of the discussion, assignments, quizzes / exams, and the availability of teaching materials amongst the students who are participating in e-learning. Conclusion: Learning by using e-learning give effect to the increasing of student’s knowledge in the subjects of health promotion.
Kata Kunci : e-learning, blended learning, Poltekkes, peningkatan pengetahuan mahasiswa, fleksibilitas belajar