EVALUASI MANAJEMEN DATA DAN INFORMASI KESEHATAN PUSKESMAS DI KABUPATEN BELITUNG
Friyadi Gunawan, dr. Lutfan Lazuardi, M.Kes, PhD
2013 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: Peran sistem informasi kesehatan adalah untuk menghasilkan, menganalisa dan mendesiminasi data kesehatan menjadi informasi yang dapat dimanfaatkan pada tingkat manajemen kesehatan. Begitu banyak kebutuhan data untuk melihat indikator kesehatan akan sangat terbantu dengan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi mulai dari yang paling sederhana, menggunakan aplikasi word processing dan spreadsheet, sampai penggunaan apalikasi terintegrasi seperti Sistem Informasi Manajemen Kesehatan (SIMPUS). Teknologi informasi ini dapat membantu perngelolaan data. Pada tahun 2007 Kabupaten Belitung menerapkan Sistem Informasi Puskesmas (SIMPUS) di 9 puskesmas namun pelaksanaannya mengalami kegagalan. Pendekatan PRISM digunakan dalam mengidentifikasi permasalahan dan hambatan pengembangan sistem informasi kesehatan menurut faktor determinan teknis (technical), organisasi (organization), perilaku (behavior) Tujuan Penelitian: Untuk mengevaluasi kinerja Sistem Informasi Manajemen Puskesmas di Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung menurut faktor determian teknis (technical), organisasi (organization), dan perilaku (behavior) Metode Penelitian: Penelitian deskriptif eksplorstif data didapatkan dengan kuesioner PRISM (Perfomance Routine Information System Management) dari Aqil et al., 2009 untuk melihat faktor determian teknis (technical), organisasi (organization), dan perilaku (behavior) dengan 9 responden pada petugas SP2TP puskesmas. Hasil penelitian : Pada faktor determinan teknis (technical) didapat 2,00. pemeriksaan akurasi data nilai rata-rata 6,00 pengiriman, pengolahan dan analisa data nilai rata-rata 8,33 dan peralatan hardware SIK dan pendukung didapat hasil jumlah PC Komputer 19, akses internet 1, data backup 8, printer 19, generator 2, faktor determinan organisasi (organization) didapat hasil nilai tata kelola (0), perencanaan (3,70), supervisi (51,85) dan pembiayaan (0). faktor determinan perilaku (behavior) pada menunjukan hasil kemampuan cara melakukan pemeriksaan kualitas data (77,8) pemecahan masalah yang berkaitan SIK (58,9) kompetensi petugas SIK (57,1) dan motivasi petugas SIK (73,0) Kesimpulan : Puskesmas dengan kategori baik telah siap dalam pelaksanaan manajemen data dan sistem informasi kesehatan menurut teknis (Technical) organisasi (Organization), perilaku (Behavior) sedangkan untuk puskesmas dengan kategori cukup dan kurang telah siap dalam faktor determinan perilaku (Behavior)
Background: The role of health information systems is to generate, analyze and disseminate of health data into information that can be utilizedat the level of health care management, a lot of data needs to see health indicators will be greatly helped by the use of information and communication technologies ranging from the simplest, using word processing and spread sheet applications, until the use of the integrated application such as health management information systems (SIMPUS), information technology can help data processing. In 2007 the health information systems was ever used Bangka Belitung Islands province, Belitung district enlisted the help of Health Management Information System (SIMPUS) in 9 public health care but its implementation suffers failure. The approachof PRISM si used inidentifying the problems and obstacles in the development of health information systems according to technical, organization, and behavior determinant factors. Purpose: To evaluate the performance of management information system of primary health care in Health Office of Belitung District cording to technical, Organization, and behavior determinan factors Methods: Study of eksplorstif descriptive data by questionnaires PRISM (Perfomance Routine Information System Management) from Aqil et al., 2009 to see determinan factors technical, organization and behavior with 9 respondents in the primary health care SP2TP officers. Results: On technical determinant factors obtained the result of value of 2.00. Examination of the accuracy of the data average value of 6,00 delivery processing and analysis of data average value of 8,33 and supporting hardware equipment of SIK obtained results 19 PC Computer, internet access, 8 backup data, 19 printers, 2 generators, organizational determinant factors obtained the value of governance (0), planning (3.70), supervision (51,85) and financing (0). Determinant factors of behaviors how the results indicate the ability of a data quality assessment (77,8) problem-solving related to SIK (58.9) HIS officer's competency SIK (57,1) and HIS officer’s motivation (73.0) Conclusion: Public Health Care with the good category has been been ready in the implementation of management data and health information system according to technical, Organization and behavior as for Public Health Care with enoug handless category has been ready to behavior determinan factor.
Kata Kunci : PRISM, Manajemen Data dan Informasi Puskesmas