KUALITAS PENCATATAN DAN PELAPORAN PROGRAM JAMINAN PERSALINAN (JAMPERSAL) DI KABUPATEN INDRAGIRI HULU PROVINSI RIAU TAHUN 2011
LIDIA YUSNIDA, dr. Mubasysyir HasanBasri, MA
2013 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: Program jaminan persalinan merupakan terobosan yang dilakukan pemerintah pusat dalam menfasilitasi hak kesehatan warga negara, terutama ibu hamil dan bersalin. Tujuan umum program jaminan persalinan ini diarahkan pada penurunan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi, secara khusus, selain diarahkan pada peningkatan kualitas pelayanan juga diarahkan pada peningkatan cakupan pelayanan melalui sistem pencatatan dan pelaporan. Untuk mendukung pemantauan dan evaluasi, diperlukan pencatatan dan pelaporan pelaksanaan program yakni pencatatan dan pelaporan klaim Jampersal dan pencatatan dan pelaporan program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Evaluasi kinerja dilakukan berdasarkan hasil pelaporan yang ada. Namun demikian tidak banyak diketahui bagaimana kualitas data pelaporan Jampersal, terutama untuk membantu pengambilan keputusan maupun untuk evaluasi program Jampersal. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pencatatan dan pelaporan program jaminan persalinan dan pemanfaatan data di Kabupaten Indragiri Hulu Metode : Rancangan studi kasus (case study) dengan pendekatan kualitatif di Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau yang melibatkan fasilitas kesehatan (Puskesmas, Rumah Sakit) dan Dinas Kesehatan setempat. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi dan penulusuran dokumen. Hasil : Data Program Jampersal hanya digunakan untuk proses pengklaiman saja. Proses pencatatan dan pelaporan tidak sesuai dengan petunjuk teknis yang ada. dimana pasien dapat langsung melakukan pelayanan di Rumah sakit tanpa menggunakan rujukan. Rumah sakit tidak bisa menolak pasien dan tidak bisa mengklaimkan pasien dengan persalinan normal, sehingga terjadi penyesuaian data pelayanan pasien untuk tujuan klaim. Terdapat potensi pengambilan keputusan yang salah dari adanya penyesuaian data yang terjadi. Pembayaran klaim yang diajukan tidak sesuai dengan apa yang diminta, sehingga data yang dibuat tidak bisa dimanfaatkan dengan baik. Kesimpulan: Meskipun ada supervisi lapangan yang membantu mengoreksi pencatatan dan pelaporan, data yang tersedia belum digunakan untuk menganalisis masalah dan dimanfaatkan untuk perbaikan mutu pelayanan jampersal. Pelayanan rujukan pada Jampersal tidak berjalan sebagaimana mestinya, yang mengakibatkan terjadinya penyesuaian data untuk proses klaim di Rumah Sakit.
Background: Jampersal is one of the central government program to facilitate of citizen rights, especially for pregnant and maternity women. The objective of Jampersal program is to decrease the mortality of babies and mothers beside to increase the service quality also service system by recording and reporting which need to support observating and evaluating. There are two kinds of service systems, recording and reporting the Jampersal claim and recording and reporting about mother and children’s health. Evaluating process is based on the Jampersal data report but only a part which known about its quality, especially for helping of decision making and Jampersal evaluating programe. Objective: The objective of this research is to know about the quality of recording and reporting of Jampersal and use the benefit of those data in Indragiri Hulu District. Metode : The metode of this research is case study design with qualitative approach in Indragiri Hulu, Riau, which health fasilitation such as Primary Health care and Hospital. This research is used depth interview, observation, and review of document Result : Data Program Jampersal only used to process claimants only. Recording and reporting process does not comply with existing technical guidelines.The patien cannot be claimed to use Jamersal service without reference. This hospital cannot refuse the patient with normal maternity process, so there was consistency of service data for claiming which influenced of decision making. Payment of claims submitted not in accordance with what is required, so that the data created can not be utilized properly. Conclusion: Although no court supervision that helps correct recording and reporting, the available data have not been used to analyze the problem and utilized for quality of care Jampersal. Referral services on Jampersal un funcional properly, which resulted in the adjustment of the data to claims process in the Hospital
Kata Kunci : Kualitas Data, Pencatatan dan Pelaporan, Jampersal, Pemanfaatan Data