UJI ANTIMOTILITAS DAN ANTIBAKTERI EKSTRAK DAN FRAKSI UMBI TUMBUHAN SARANG SEMUT (Myrmecodia tuberosa Jack.) TERHADAP Pseudomonas aeruginosa PAO1 SECARA IN VITRO
PUTRI KHAERANI CAHYANINGRUM, Dr. rer. nat. Triana Hertiani, M.Si., Apt.
2013 | Skripsi | FARMASIEkstrak etanol tumbuhan Sarang Semut (Myrmecodia tuberosa Jack.) telah dilaporkan memiliki aktivitas antibakteri dan antibiofilm terhadap S. aureus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antibakteri dan antimotilitas ekstrak metanol, fraksi etil asetat, fraksi heksan, dan fraksi air umbi tumbuhan Sarang Semut (M. tuberosa) terhadap Pseudomonas aeruginosa PAO1. Serbuk Umbi sarang semut diawalemakkan menggunakan petroleum eter kemudian dimaserasi menggunakan metanol. Ekstrak metanol difraksinasi menggunakan metanol 80% : heksan (1:1 ð‘£ð‘£ ), fraksi heksan dan fraksi metanol diuapkan hingga diperoleh ekstrak kental. Fraksi metanol difraksinasi kembali menggunakan etil asetat : air (1:1ð‘£ð‘£ ). Ekstrak dan fraksi yang didapat diuji efek antibakteri terhadap P. aeruginosa secara difusi Agar pada media Agar Lurio-Bertani (LB). Kemudian, ektrak dan fraksi tersebut diuji antimotilitasnya menggunakan teknik swarming dan swimming menggunakan media LB dengan konsentrasi Agar 0,5% dan 0,3%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi larut etil asetat menampakkan hambatan iradikal pada loading sample 480 μg, 960 μg dan 1.920 μg. Hasil uji KLT-Bioautografi overlay pada loading sample 500 μg tidak menunjukkan adanya efek antibakteri pada bercak elusi. Fraksi larut etil asetat umbi sarang semut mempunyai aktivitas penghambatan motilitas swarming dan swimming bakteri P. aeruginosa yang tergantung kadar.
-
Kata Kunci : antimotilitas, antibakteri, Pseudomonas aeruginosa, Myrmecodia tuberosa