FORMULASI SNEDDS (SELF-NANOEMULSIFYING DRUG DELIVERY SYSTEM) UNTUK PENTAGAMAVUNON-0 DENGAN MENGGUNAKAN MINYAK NABATI
NURUL RAHMA FITRIANI, Dr. rer. nat. Ronny Martien, M.Si.
2013 | Skripsi | FARMASIPentagamavunon-0 (PGV-0) merupakan senyawa analog kurkumin yang banyak diteliti karena memiliki efek sitotoksik, antiinflamasi dan antioksidan. PGV-0 bersifat sukar larut dalam air sehingga jarang dibuat dalam bentuk sediaan cair. Penelitian ini bertujuan mengembangkan nanoemulsi PGV-0 dengan metode SNEDDS (Self-Nanoemulsifying Drug Delivery System) melalui pembuatan praemulsi untuk meningkatkan kemampuan dispersi PGV-0 yang diharapkan dapat memperbaiki bioavailabilitasnya dalam tubuh. Nanoemulsi PGV-0 dibuat dengan mencampurkan PGV-0, minyak zaitun, surfaktan Tween 80 dan kosurfaktan PEG 400 komposisi tertentu ke dalam air. Pengujian dilakukan untuk mengidentifikasi karakteristik nanopartikel yang terbentuk meliputi diameter dan potensial zeta partikel menggunakan Particle Size Analyzer (PSA), morfologi partikel menggunakan Transmission Electron Microscope (TEM), waktu emulsifikasi serta stabilitas nanoemulsi dalam akuades, cairan usus buatan dan cairan lambung buatan. Hasil penelitian menunjukkan komposisi optimal praemulsi yang terdiri dari minyak zaitun, Tween 80 dan PEG 400 dalam perbandingan 10 : 67,5 : 22,5 (% v/v) dapat membawa 20 mg/mL PGV-0. Nanoemulsi yang dihasilkan memiliki diameter partikel rata-rata di bawah 100 nm; potensial zeta rata-rata sebesar 25,97 mV dan waktu emulsifikasi di bawah satu menit. Pengamatan morfologi menunjukkan partikel berupa nanokapsul berbentuk sferis. Nanoemulsi stabil dalam akuades dan cairan usus buatan selama dua jam serta dalam cairan lambung buatan selama satu jam.
-
Kata Kunci : nanoemulsi, SNEDDS, PGV-0, minyak zaitun