Laporkan Masalah

Evaluasi sistem pengelolaan obat di instalasi farmasi RSU Karanganyar

EKOWATI, Arini, Drs. Wakhid Slamet Ciptono, MBA.,MPM

2001 | Tesis | S2 Farmasi

Instalasi Farmasi merupakan satuan organik yang tidak dapat dpisahkan dari keseluruhan organisasi rumah sakit. Tugas Instalasi Farmasi adalah mengadakan dan menyimpan obat-obatan, gas medik, alat kesehatan serta bahan kimia. Pendapatan instalasi farmasi relatif besar kurang lebih 40% dari keseluruhan pendapatan rumah sakit sehingga bisa disebut sebagai pendapatan pokok nunah sakit. Untuk itulah instalasi farmasi harus dikelola secara berdaya guna serta berhasil guna agar selanjutnya dapat memberikan kontribusi terhadap pendapatan rumah sakit dengan lebih baik lagi. Untuk memperbaiki k e b g a n yang ada pada pengelolaan obat, maka dilakukan penelitian ini Tujuan dari penelitian ini adalah membuat supaya perencanaanmaupun penggunaan obat di rumah sakit sesuai dengan anggaran yang disediakan sehingga dari tahun ketahun tidak menimbulkan kekurangan obat. Penelitian ini dilakukan dengan cara pengamatan langsung terhadap sistem pengelolaan obat baik perencanaan, pengadaan, distribusi maupun penggunaan, ditunjukkan secara deskriptif analisis sedangkan untuk menilai sejauh mana efisiensi perencanaan terhadap penggunaan obat dan untuk mengetahui status suatu obat dengan menggunakan analisa ABC,VEN dan kombinasi keduanya. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengelolaan obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Karanganyar pada dasam!a sudah balk namun masih memerlukan perbaikan. Pada proses perencanaan obat sudah melibatkan Panitia Farmasi dan Tempi, pada proses pengadaan secara pengadaan langsung ke Pedagang Besar Farmasi, pada proses penyimpanan menurut sistemfjrsi rnfirsi out (FIFO), pa& proses distribusi obat secara tndrvrduul pre.scrrpron order dan pada pasien mwat inap diberikan melalui perawat bangsal. Proses penggunaan obat dengan menggunakan analisis ABC diketahui bahwa obat yang termasuk katagori A sebanyak 20 item, katagori B sebanyak 36 item dan katagori C sebanyak 199 item setiap bulan. Dengan kriteria VEN maka obat yang termasuk obat V sebanyak 24 item, obat E sebanyak 145 item dan obat N sebanyak 85 item setiap bulannya. Selain tahaptahap pengelolaan obat tadi juga ada failitas pendukung seperti bangunan, sarana dan prasarana, d a ob~at y ang tersedia, SDM Instalasi Farmasi ataupun faktor pel& lain yang terkait dengan pengelolaanobatdan adanya formularium obat Rumah Sakit sebagai referensi perencanaan obat.

Hospital pharmacy installation is an organ inseparable from the whole hospital organization. The duty of pharmacy installation is to prepare and store medication, medical gas, health instnunens as well as chemical stuff. n s installation has a relatively large income, around 40% of the whole hospital’s, so that it is said to be the main hospital’s income. That’s why pharmacy installation must be run effectively and efficiently in order to contribute better to the hospital’s income. This research is done to improve the management of medication, it has the goal to produce a planning and application of medication in the Hospital that conform with the budget available so that there won’t be luck of drug from year to year. This research is done by watching direcly from the system of drug management, which relates to planning, supplies, distribution as well as application show by discriptive analyses. To evaluate how good the efficiency is to medical application and to see status of certain drug, analyses of ABC, VEN and combination of both are used. From the result of the research it can be concluded that themedication organization in the Hospital Pharmacy of Karanganyar General Hospital, is basically good, though still needs improvement. The process of medical accounts has involved the board of Pharmacy and Therapy Commiittee. The stock direcly involves gross medical traders. The storage is an accordance to the system in force (First In First Out). Medical distribution IS to individual prescription order and for in patient is via the ward nurse. The process of drug use with ABC analyses there is 20 items of A category, 36 items of B category and 199 items of C category every month. Using VEN criteria there is 24 items of V drug, 145 items of E drug and 85 items of N drug every month. Besides the steps of medical organization, there are also supporting facilities, such as buildings, structure and infra structure, medical budget available, human resources of Hospital Pharmacy as well as other actors connected to medical organization and the presence of Hospital’s medical formularium as reference of drug application.

Kata Kunci : Manajemen Obat, Pengelolaan Obat, Instalasi Farmasi, drug management system, contribution of income, ABC analyses, VEN analyses and combination of both.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.