Laporkan Masalah

PENGARUH EKSTRAK JAHE (Zingiber officinale) DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP KEKUATAN TRANSVERSAL RESIN AKRILIK KURING PANAS

GITA RULIANTI, drg. Suparyono Saleh, Sp.Pros.(K)

2013 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER GIGI

Salah satu bahan kedokteran gigi yang dapat digunakan untuk membuat basis gigi tiruan adalah resin akrilik kuring panas. Basis gigi tiruan resin akrilik harus memiliki kekuatan yang cukup dan dapat menahan tekanan saat pengunyahan. Uji kekuatan transversal menggambarkan tekanan pengunyahan yang diterima oleh basis gigi tiruan. Jahe (Zingiber officinale) memiliki banyak kegunaan, salah satunya sebagai bahan dasar minuman tradisional yang banyak dikonsumsi warga Indonesia seperti wedang jahe atau ronde. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh ekstrak Jahe dan lama perendaman terhadap kekuatan transversal resin akrilik kuring panas. Plat resin akrilik kuring panas berukuran 65x10x2,5 mm direndam dalam ekstrak jahe dengan konsentrasi 10% dan akuades sebagai kontrol selama 1 dan 3 jam. Kekuatan transversal diukur menggunakan Universal Testing Machine dengan rentang antara dua penyangga adalah 50 mm. Data yang didapat kemudian dianalisis menggunakan anava dua jalur dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil yang didapat menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara kekuatan transversal resin akrilik kuring panas pada kelompok yang direndam dalam ekstrak jahe 10% dan dengan kelompok kontrol (p>0,05). Namun terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok yang direndam selama 1 jam dan selama 3 jam (p<0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah ekstrak jahe secara statistik tidak mengurangi kekuatan transversal resin akrilik kuring panas. Lama perendaman dapat mengurangi kekuatan transversal resin akrilik kuring panas akibat penyerapan air.

Heat-cured acrylic resin is one of dental materials that can be used to manufacture the denture base. Acrylic resin denture base should have adequate strength and able to withstand the masticatory pressure. Transverse strength test represents the masticatory pressure applied to denture base. Ginger (Zingiber officinale) has many functions, one of which is as the main ingredient of traditional beverage consumed by many Indonesians like ginger tea or wedang ronde. The purpose of this study was to investigate the effect of ginger (Zingiber officinale) extract and immersion time on the transverse strength of heat-cured acrylic resin denture base. Heat-cured acrylic resin plate sized 65x10x2.5 mm was immersed in 10% concentration of ginger extract and aquadest as control for 1 hour and 3 hours. The transverse strength was measured using Universal Testing Machine and the span of two supporting parts was 50 mm. The data was analyzed using two-way anova. The result showed no significant difference in transverse strength of heat-cured acrylic resin between groups immersed in 10% ginger extract with control groups (p>0.05). There was a significant difference between the group of acrylic resin immersed for 1 hour and the group of acrylic resin immersed for 3 hours, either on 10% ginger extract or aquadest (p<0.05). Conclusion of this study was ginger extract statistically cannot decreased the transverse strength of heat-cured acrylic resin. Immersion time decreased the transverse strength of heat-cured acrylic resin due to water sorption.

Kata Kunci : Resin akrilik, Jahe, Kekuatan transversal


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.