Laporkan Masalah

MONITORING EFEK SAMPING PENGGUNAAN OBAT ANTIPSIKOTIK TIPIKAL TERHADAP METABOLISME GULA DARAH DAN KOLESTEROL TOTAL PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI INSTALANSI RAWAT INAP RUMAH SAKIT JIWA GRHASIA YOGYAKARTA

AYU PREHANINGRUM, Woro Harjaningsih, S.Si., Sp.FRS., Apt.

2013 | Skripsi | FARMASI

Skizofrenia merupakan sindrom heterogen kronis yang ditandai dengan pola pikir yang tidak teratur, delusi, halusinasi, perubahan perilaku yang tidak tepat serta adanya gangguan fungsi psikososial. Pengobatan skizofrenia memerlukan waktu yang lama sehingga akan menyebabkan efek samping, salah satunya adalah terhadap metabolisme tubuh. Untuk itulah peneliti melakukan monitoring efek samping terhadap metabolisme pasien-pasien skizofrenia yang diterapi dengan obat antipsikotik tipikal di Rumah Sakit Jiwa Grhasia Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian non eksperimental deskriptif. Untuk mengetahui perubahan metabolisme yang terjadi dilakukan pengambilan sampel darah untuk pengukuran kadar kolesterol total dan kadar gula darah puasa. Pengukuran dilakukan dua kali dengan rentang waktu minimal 2 minggu. Untuk mengetahui bermakna atau tidak perubahan yang terjadi dilakukan uji stastistik menggunakan Wilcoxon pada perubahan kadar gula darah puasa. Pada perubahan kadar kolesterol total menggunakan Paired t-Test. Kadar gula darah puasa dari 12 pasien skizofrenia yang telah diterapi dengan obat antipsikotik tipikal masih dalam rentang normal. Efek samping terhadap metabolisme gula darah belum terjadi pada pasien. Perubahan kadar gula darah dalam rentang dua minggu tidak secara bermakna (p = 0,095). Sedangkan untuk kadar Kolesterol total dari 12 pasien, 5 pasien kadar kolesterol berada dalam kategori cukup tinggi. Perubahan kadar kolesterol total dalam rentang dua minggu tidak secara bermakna (p = 0,323).

-

Kata Kunci : Skizofrenia, Antipsikotik Tipikal, Efek Samping Metabolisme


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.