IDENTIFIKASI DRUG RELATED PROBLEMS PADA PASIEN RAWAT INAP DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN KOMPLIKASI ULKUS DIABETIK DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA TAHUN 2012
SEPTIANA TRI WAHYUNI, Tri Murti Andayani, Sp. FRS., PhD, Apt.
2013 | Skripsi | FARMASIUlkus diabetik merupakan penyebab utama amputasi dan menjadi morbiditas utama pada pasien diabetes melitus (DM) jika tidak ditangani dengan baik. Terapi yang tepat dan optimal akan mengurangi kejadian tersebut sehingga identifikasi drug related problems (DRPs) perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka kejadian DRPs pada pasien rawat inap DM tipe 2 dengan komplikasi ulkus diabetik tahun 2012. Penelitian bersifat deskriptif dan menggunakan rancangan penelitian noneksperimental. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif dengan mencatat berkas rekam medik pasien DM tipe 2 dengan komplikasi ulkus diabetik yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta pada tahun 2012 dan memenuhi kriteria inklusi. Data yang didapat dianalisis secara deskriptif menggunakan pedoman penatalaksanan penyakit yang dialami pasien. Identifikasi DRPs dinyatakan dengan persentase. Jumlah pasien yang dianalisis berjumlah 55 pasien dengan 65 kasus. dari 65 kasus yang diteliti. Terdapat Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa pasien rawat inap DM tipe 2 dengan komplikasi ulkus diabetik tahun 2012 dengan jenis kelamin perempuan sebanyak 49% sedangkan laki-laki 51%. Drug Related Problems (DRPs) keseluruhan berjumlah 44 kejadian dan terdapat 29 kasus yang mengalami DRPs 9 kejadian membutuhkan penambahan terapi obat (20,45%). Untuk kategori terapi obat yang tidak perlu sebanyak 4 kejadian (9,09%). Terdapat DRPs pada dosis terlalu rendah sebanyak 11 kejadian (25,00%). Reaksi obat yang tidak diinginkan sebanyak 1 kejadian (2,27%). Terdapat sebanyak 19 kejadian DRPs (43,18%) dengan dosis terlalu tinggi.
-
Kata Kunci : Drug Related Problems, Diabetes Melitus, Ulkus Diabetik, RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta