Laporkan Masalah

PERANCANGAN SISTEM SIMULASI OPEN CLOSE RECLOSER

ABI DAUD ANGGA W., Bapak Prof. Dr. Ir. T. Haryono, M.Sc

2013 | Skripsi | TEKNIK ELEKTRO

Gangguan hubung singkat pentanahan merupakan gangguan yang paling sering terjadi pada sistem tenaga listrik,begitu juga lapangan duri di PT.CPI jaringan distribusi 13.8 kV dan 0.48 kV dimana studi kasus dilakukan. Recloser merupakan salah satu alat proteksi dari gangguan hubung singkat pentanahan tersebut. Dengan simulasi Open close Recloser menggunakan perangkat lunak EMTP 3.1 di ATP DRAW sebagai perangkat akuisisi data sekaligus simulasi sistem dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai fenomena hubung singkat dan elemen-elemen yang mendukungnya. Metode yang diterapkan dalam mengidentifikasi kondisi transient ialah metode deteksi perubahan arus dan tegangan saat terjadinya sistem buka tutup mekanis recloser akibat hubung singkat pentanahan dengan menggroundkan rangkaian penghantar di tiap kilometer.Berdasarkan hasil pengujian, program ATP DRAW mampu menampilkan atau menyimpan data gangguan hubung singkat seperti grafik arus dan tegangan. Hasil pengujian pada sistem menunjukkan bahwa hubung singkat pentanahan pada titik gangguan wilayah 4 disimulasikan pada jarak dari 1 km hingga 8 km dari recloser, serta teridentifikasi dengan adanya kenaikan arus maksimal gangguan mencapai 88.331 A, tegangan maksimal gangguan mencapai 657.19 V, dan tegangan drop maksimal sebesar 238.78 V pada fasenya . Dengan melakukan simulasi ini diketahui bahwa jarak dari recloser dan banyaknya beban yang hilang akibat gangguan hubung singkat pentanahan sangat mempengaruhi besaran arus dan tegangan sistem. Pada perubahan arus semakin dekat kondisi hubung singkat pentanahan terhadap recloser semakin tinggi arus gangguannya, sedangkan bagi perubahan tegangan, tegangan dropnya akan mencapai titik terendah yaitu di 238,78 V, tapi tegangan transient-nya akan mencapai tegangan tertinggi di 657.19 V .Sistem setting proteksi recloser dengan menggunakan aturan kyle tidak memberikan efek besar pada perubahan arus dan tegangan disaat terjadinya hubung singkat, tetapi hanya mempengaruhi lamanya reaksi kerja recloser terhadap gangguan sehingga lama sistem merasakan arus dan tegangan gangguan tersebut sesuai dengan setting waktu kyle dan delaynya. Sistem simulasi gangguan pada kinerja recloser ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman terhadap gangguan dan efeknya kepada sistem

Grounding short circuit fault Is fault that most often occurs in the power system, including in duri field PT.CPI 13.8 kV and 0.48 kV , where the simulation studied . Recloser is one of grounding short circuit protection tools. With Recloser simulation system Open close using EMTP 3.1 software in ATP Draw as well as the data acquisition simulation system can give clear description of short circuit fenomenon. The methods that used in identifying transient conditions change detection methods are the current and voltage at the open and close system mechanical recloser due to grounding line system that makes short circuit happened. Based on test results, ATP Draw were capable to displaying or storing data in short circuit current and voltage graphs. The test results indicate that a earth short circuit at the 4 th area point was simulated at a distance of 1 km to 8 km from the recloser, and identified with the increase in the maximum current was reached to 88 331 A , the maximum short circuit voltage was reached to 657.19 V, and 238.78 V for a maximum voltage drop in phase. By doing this simulation, it is known that the distance of the recloser and the number of load lost due to short circuit earthing greatly affect to the magnitude of current and voltage system. At the current changes closer short circuit conditions to the recloser, the higher short ciruit current flow to the sistem, while the voltage changes, voltage drop will reach the lowest point is at 238.78 V, but the voltage transient will reach the maximum voltage at 657.19 V. Recloser protection system settings using kyle rules do not provide a great effect on the changes in current and voltage value when the short circuit happen, instead only affects in the duration of recloser reaction to faults, so the period of faults that system have to sustained was according to the Kyle setting time and delay recloser time . Fault system simulation in recloser performance was very useful in improving the understanding of the faults and its effects to the system

Kata Kunci : Gangguan Hubung Singkat Pentanahan, Recloser, EMTP 3.1,ATP Draw, setting proteksi Kyle.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.