PENGETAHUAN DAN SIKAP MAHASISWA JURUSAN KESEHATAN DENGAN NON KESEHATAN TERHADAP PERILAKU PENGGUNAAN KONTRASEPSI (Perhatian Khusus Pada Kontrasepsi Darurat)
Heni Febriani, Prof. dr. Siswanto Agus Wilopo., SU., M.Sc., S.cD.
2013 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: Tingginya aktivitas seksual pada remaja tidak diimbangi dengan penggunaan kontrasepsi, sehingga menyebabkan kejadian kehamilan yang tidak diinginkan (KTD) yang tinggi. Pengetahuan tentang metode kontrasepsi sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya KTD. Tujuan: Untuk mengetahui perilaku dan pengetahuan mahasiswa mengenai metode kontrasepsi darurat pada jurusan kesehatan dan jurusan non kesehatan. Metode: Penelitian menggunakan rancangan cross-sectional. Sampel adalah mahasiswa Universitas Gadjah Mada Jurusan Kesehatan sebanyak 344 orang dan Non Kesehatan sebanyak 344 orang. Analisis untuk melihat perbedaan dan hubungan menggunakan analisis ordinal regresi logistik dengan tingkat kemaknaan p < 0,05 serta 95% Confidence Interval (CI). Hasil: Mahasiswa jurusan kesehatan mengetahui penggunaan kondom mencegah risiko melakukan hubungan tanpa menggunakan alat kontrasepsi maupun alat kontrasepsi (OR 0,51 dan 95% CI: 0,28-0,94) dan pengetahuan kontrasepsi darurat masih relative rendah (9,3% mahasiswa kesehatan dan 10,1% non kesehatan). Mahasiswa kesehatan yang mengetahui metode kontrasepsi akan mencegah resiko untuk melakukan hubungan seksual tanpa menggunakan alat kontrasepsi dibandingkan dengan mahasiswa non kesehatan OR 0,47 (95% CI: 0,31-0,71). Kesimpulan: Perilaku mahasiswa jurusan kesehatan lebih baik dibandingkan dengan perilaku mahasiswa jurusan non kesehatan (OR 0,47 dan 95%CI: 0,31- 0,71) dan pengetahuan mengenai kontrasepsi darurat pada jurusan kesehatan relatif rendah dibandingkan jurusan non kesehatan.
Background: High sexual activity in adolescents is not offset by used contraception, resulting in unwanted pregnancies events (KTD) high. Knowledge of contraceptive methods is necessary to prevent unwanted pregnancy occurs. Objective: To study the behavior and knoeledge of students about the emergency contraceptive methods in health and non health departments. Methods: This study used a cross-sectional study design. The sample in this study was students at Gadjah Mada University Department of Health as 344 people and Department of Non Health as 344 people. The data analysis included univariable, bivariable, and multivariable analysis. The statistical tests used Chi-Square (X2) and ordinal logistic regression with significance level of p <0.05 and 95% Confidence Interval (CI). Results: Students majoring in health determine the use of condoms to prevent the risk of intercourse without using contraception or contraception (OR 0.51 and 95% CI: 0.28 to 0.94) and the knowledge of emergency contraception was a relative low (9.3% of students 10.1% health and non-health). Medical students who know a contraceptive method will prevent the risk of having sex without using contraception compared with non-health students OR 0.47 (95% CI: 0.31 to 0.71). Conclusion: behavior of students majoring in better health than non health students behavior (OR 0.47 and 95%CI: 0.31 to 0.71) and knowledge of emergency contraception in the health departments is relatively low compered to non health departments.
Kata Kunci : Jurusan, Pengetahuan, Sikap, Kontrasepsi, Kontrasepsi Darurat