ANALISIS KOMODITAS HORTIKULTURA UNGGULAN DAN SEBARANNYA DI WILAYAH KECAMATAN SE- KOTA TARAKAN
SHINTA ARIANASOFA, Prof. Dr. Ir. Dwidjono Hadi Darwanto, MS.
2013 | Tesis | S2 Magister Manj.AgribisnisPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui komoditas hortikultura unggulan pada masing-masing kecamatan yang akan dikembangkan menjadi komoditas andalan dalam perekonomian Kota Tarakan di masa yang akan datang, serta untuk mengetahui pola distribusi komoditas hortikultura pada masing-masing kecamatan di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa data luas panen, jumlah produksi dan nilai produksi komoditas hortikultura periode tahun 2008 – 2012. Alat analisis yang digunakan untuk mengidentifikasi komoditas hortikultura unggulan adalah Location Quatient , Shift-Share, dan Klassen Typology. Keseluruhan hasil analisis kemudian disatukan dan disimpulkan melalui metode overlay. Sedangkan alat analisis untuk mengetahui pola distribusi komoditas hortikultura adalah Koefisien Lokalitas, dan Koefisien Spesialisasi. Hasil analisis overlay menunjukkan bahwa terdapat perbedaan komoditas hortikultura unggulan pada masing-masing kecamatan. Komoditas hortikultura yang saat ini menjadi unggulan utama di masing-masing kecamatan adalah: - Tarakan Timur: sawi, pisang, mangga, sukun dan terap. - Tarakan Tengah : kacang panjang, cabe besar, cabe kecil, tomat, buncis, timun, dan pare. - Tarakan Barat : gambas, pepaya dan rambutan. - Tarakan Utara : bawang daun, cabe besar, terong, timun, pare, gambas, kangkung, bayam, labu, pepaya, jeruk, nanas, semangka dan sukun. Hasil analisis distribusi menunjukkan bahwa komoditas hortikultura terdistribusi secara merata atau lokasinya menyebar di setiap kecamatan; dan semua kecamatan mengusahakan berbagai macam komoditas hortikultura (tidak memiliki spesialisasi pada komoditas tertentu).
This research aimed to determine prospective horticulture commodities at each district that will be developed to be main commodity in Tarakan City in the future, and to determine pattern of distribution of horticulture commodities in each district of Tarakan City. This research used secondary data in form of harvest area, production, and product value of horticulture commodities in period of 2008-2012. Analytical tool used to determine prospective horticulture commodities are Location Quotient, Shift-share, and Klassen Typology. All of analysis result then collected and summarized by overlay methode. Analysis tools used to determine the distribution pattern of horticultural commodities is Locality Coefficient, and Specialization Coefficient. The result of overlay analysis indicated that there are differences in horticulture commodities at each district. The prospective horticultural commodities currently in each district are as follows: - Tarakan Timur : mustard , banana, mango, breadfruit and terap. - Tarakan Tengah : long beans, big chili, small chili, tomato, green beans, cucumber, and bitter melon. - Tarakan Barat : squash, papaya and rambutan - Tarakan Utara : spring onion, big chili, eggplant, cucumber, bitter melon, squash, kale, spinach, pumpkin, papaya, oranges, pineapple, watermelon and breadfruit. The results of the distribution analysis showed the commodities distributed equally at each district and pursue various horticultural commodities or do not have specialization in certain commodities.
Kata Kunci : komoditas hortikultura unggulan, pola distribusi, spesialisasi