Laporkan Masalah

PENINGKATAN KETAATAN PASIEN TERHADAP PENGOBATAN HIPERTENSI DENGAN METODE DISKUSI KELOMPOK KECIL DISERTAI UMPAN BALIK DI PUSKESMAS KAB.SLEMAN YOGYAKARTA

Arif Budiman, Prof.Dr.Dra. Sri Suryawati, Apt.

2013 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar belakang: Penyakit hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan bagi sebagian besar penduduk dunia termasuk Indonesia. Hipertensi merupakan salah satu faktor resiko terbesar penyebab timbulnya penyakit jantung koroner, stroke, gagal jantung, dan penyakit ginjal stadium akhir. Data dari Dinkes Sleman Yogyakarta 2010 untuk umur diatas 45 tahun hipertensi menempati urutan yang pertama dan untuk semua golongan umur hipertensi menempati urutan kedua. Hal ini tidak terlepas dari masih rendahnya pengetahuan, sikap dan perilaku serta ketaatan pasien hipertensi terhadap pengobatan. Oleh karena itu perlu ada penelitian untuk meningkatkan pengetahuan,sikap,dan perilaku serta ketaatan pasien terhadap pengobatan dengan intervensi Diskusi Kelompok Kecil (DKK). Tujuan penelitian: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi peningkatan ketaatan pasien hipertensi di Puskesmas Sleman Yogyakarta dengan mengukur ketaatan pengobatan pasien hipertensi sebelum dan sesudah diberikan intervensi DKK yang disertai umpan balik dengan indikator skor peningkatan pengetahuan, sikap dan perilaku serta skor ketaatan pengobatan pasien hipertensi sehingga dapat meningkatkan keberhasilan pengobatan penyandang hipertensi di Puskesmas Sleman Yogyakarta. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu (quasi eksperimental) dengan rancangan non equivalent pretest-post test control group design. Populasi penelitian adalah 12 puskesmas yang ada dikabupaten Sleman Yogyakarta dengan 6 puskesmas sebagai perlakuan dan 6 puskesmas sebagai kontrol. Data yang diperoleh dari instrument pengetahuan,sikap dan perilaku serta ketaatan dianalisis dan disajikan secara deskriptif analitik. Untuk mengetahui peningkatan perbedaan hasil pengetahuan,sikap dan perilaku serta ketaatan responden sebelum dan sesudah intervensi digunakan uji t-test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan bermakna (p < 0,05) pada variabel pengetahuan, sikap, perilaku dan ketaatan pada kelompok intervensi sebelum dan setelah mendapatkan intervensi dengan metode DKK dan umpan balik. Peningkatan pengetahuan dari 13 menjadi 16, sikap positif dari 39 menjadi 46, perilaku dari 37 menjadi 48 serta ketaatan dari 3.5 menjadi 5,lain halnya pada kelompok kontrol tidak terjadi perubahan secara signifikan. Kesimpulan: Metode DKKdan umpan balik mampu meningkatkan pengetahuan, sikap, perilaku dan ketaatan pasien terhadap pengobatan hipertensi.

Background: Hypertension is a health concern for most people in the world, including Indonesia. Hypertension is one of major risk factors which cause of coronary heart disease, stroke, heart failure, and end-stage renal disease. The Information Center Data of Provincial Health Department in Sleman Yogyakarta 2010 showed that hypertension, age over 45 years was in the first rank , and for all age groups with hypertension was in the second rank. This is not apart from the low level of knowledge, attitudes and behavior and adherence to treatment of patients with hypertension. Therefore, a study is needed to improve the knowledge, attitudes, and behavior and patient adherence to treatment interventions Small Group Discussion (DKK). Objectives: The aim of this study was to evaluate the improvement of patients adherence to hypertensive treatment patients in health centers of Sleman Yogyakarta by measuring medication adherence in hypertensive patients before and after a given intervention small group discussion and feedback with indicator scores increased knowledge, attitudes and behavior as well as scores of hypertensive medication adherence so as to increase the efficacy of treatment with hypertension in the health center Sleman Yogyakarta. Methods: The research used was quasi-experimental with non-equivalent control group design with pre test and post test. The study population was twelve health centers in the regency Sleman Yogyakarta with 6 health centers as a treatment and 6 health centers as a control. Data obtained from instrument of research knowledge, attitude, behavior and adherence presented and analysed by analytic descriptively. T-test was used to determine the significance of the differences in outcomes improvement of knowledge, attitudes and behavior and the adherence of respondents before and after the intervention. Result : The results showed that there was significant improvement (p <0.05) on knowledge, attitude, behavior and adherence the intervention. The score of knowledge increased from 13 to 16 (of a maximum score), positive attitude from 39 to 46 (of a maximum score), the behavior of 37 to 48 (of a maximum score) and the adherence of 3.5 to 5. The control group did not change significantly. Conclusion: DKK and feedback methods is effective to improve knowledge, attitudes, behaviors and patient adherence to treatment of hypertension.

Kata Kunci : Diskusi Kelompok Kecil (DKK), umpan balik, pasien hipertensi,puskesmas


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.