Laporkan Masalah

PERANCANGAN PESAWAT TANPA AWAK (UNMANNED AERIAL VEHICLE, UAV) SHORT RANGE UNTUK MISI SURVEILLANCE

RIANDRO PRAMUDYO, Dr. Gesang Nugroho S.T.,M.T

2013 | Skripsi | TEKNIK MESIN

Sekarang penggunaan pesawat tanpa awak bukan hanya diaplikasikan untuk keperluan militer tetapi juga sudah merambah untuk misi pemantauan seperti pemantauan lalu lintas, pemantauan kebakaran hutan, pemantauan gunung berapi, dan pemantauan bencana alam. Penggunaan UAV untuk misi pemantauan sangatlah membantu karena apabila menggunakan pesawat dengan awak kekurangannya adalah biaya untuk mengoperasikan pesawat sangatlah tinggi serta berbahaya untuk pilot dan awak yang lain. Untuk mengembangkan pesawat tanpa awak langkah pertama adalah merancang pesawat. Penelitian ini membahas tentang merancang pesawat tanpa awak untuk misi pemantauan dengan kriterian memiliki endurance 1 jam, jarak tempuh 40 km, kecepatan jelajah 100 km/jam, kecepatan loiter 80 km/jam dan membawa payload 1.5 kg. Perancangan dimulai dari mencari geometri dari sayap, badan, ekor dan roda pendaratan. Setelah itu, geometri digambar dalam tiga dimensi dengan menggunakan software SOLIDWORKS 2013. Pesawat yang dirancang memiliki konfigurasi badan, sayap lurus, 2 tailboom, 1 ekor horisontal, 2 ekor vertikal, 1 engine dengan propeller yang terletak dibagian belakang badan. Data teknis hasil perancangan : berat takeoff 12 kg, berat kosong 9.62 kg, luas sayap 0.886m 2 , daya engine 2.5 hp, aspect ratio sayap 13, panjang pesawat 2 m, koefisien gaya angkat maksimum untuk takeoff (CLmaxTO) = 1.4, koefisien gaya angkat maksimum saat landing (CLmaxL) = 1.6, koefisien gaya angkat maksimum tanpa flap (CLmaxC) 1.3

-

Kata Kunci : Pesawat tanpa awak, Misi Pemantauan, Perancangan Pesawat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.