IMPLEMENTASI PROGRAM PEMBERDAYAAN EKONOMI KELUARGA MISKIN (PEKM) DI KECAMATAN BANGUNTAPAN KABUPATEN BANTUL
HERIZA SYAFANI, Dr. Nunuk Dwi Retnandari
2013 | Tesis | S2 Magister Adm. PublikProgram Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Miskin (PEKM) merupakan salah satu upaya kebijakan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bantul untuk penanggulangan dan pengentasan kemiskinan masyarakatnya. Penelitian yang dilakukan di kecamatan Banguntapan-Bantul ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana kinerja implementasi program PEKM dalam meningkatkan kemampuan keluarga miskin/kurang mampu untuk melakukan usaha ekonomi produktif yang difasilitasi oleh penyaluran modal dana bergulir PEKM dan pendampingan. Ada dua pertanyaan sebagai masalah penelitian yang akan dijawab melalui penelitian ini, yaitu : (1) bagaimana proses implementasi program PEKM (2) bagaimana kinerja implementasi program PEKM di kecamatan Banguntapan-Bantul dan (3) faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kinerja implementasi program PEKM di Kecamatan Banguntapan Kabupaten Bantul tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Selanjutnya dalam penelitian ini yang menjadi obyek penelitian adalah kelompok sasaran PEKM yaitu anggota-anggota kelompok PEKM yang berasal dari keluarga-keluarga miskin (pra sejahtera) serta keluarga kurang mampu (sejahtera I) yang menerima pinjaman modal dana bergulir PEKM baik yang bersifat reguler maupun revolving serta dana reward. Data yang diperoleh merupakan data primer dan sekunder hasil pengamatan/observasi, wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD) dan dokumentasi, juga data penunjang dari studi literatur ataupun kepustakaan berdasarkan variabel dan indikator yang telah ditentukan, sehingga data yang diperoleh selanjutnya diverifikasi dan direduksi untuk dianalisis melalui interpretasi data dan analisis data empirik sesuai dengan fokus/tema penelitian, sehingga dari hasil analisis tersebut diharapkan dapat ditemukan jawaban pertanyaan penelitian, tentunya dengan melihat kecenderungan fenomena yang muncul dari hubungan antar variabelnya. Dari hasil analisis, disimpulkan : (1) Program PEKM merupakan inovasi pemerintah daerah Kabupaten Bantul untuk memberdayakan masyarakat miskin menuju masyarakat sejahtera; (2) kinerja implementasi program PEKM berupa fasilitasi peminjaman modal dana bergulir dan upaya pendampingan dengan prinsip pemberdayaan sosial-ekonomi tidak termanfaatkan dengan baik, hal ini disebabkan kurangnya pembinaan oleh pengurus kelompok PEKM yang juga berfungsi sebagai implementor program dan pendamping (agent of change) anggota kelompok, disamping itu juga disebabkan lemahnya pembinaan PLKB maupun kader PLKB/PPKBD akibat beban tugas yang demikian besar dan cenderung terkonsentrasi pada masalah KB; (3) belum optimalnya kinerja implementasi program PEKM di kecamatan Banguntapan lebih disebabkan oleh kurangnya pengetahuan, keterampilan, kesadaran dan motivasi anggota kelompok PEKM dalam memulai usahanya sehingga manfaat sebagai salah satu tujuan program PEKM belum sepenuhnya tercapai; (4) namun sebagian anggota kelompok juga telah merasakan dampak program yang dihasilkan, terutama dari dana reward sebagai modal tetap kelompok, demikian juga dengan pemanfaatan modal revolving adalah semakin meningkatnya pendapatan anggota kelompok untuk membantu pemenuhan kebutuhan keluarganya.
Poor Families Economic Empowerment Programme ( PEKM ) is one of policy efforts of the Government of Bantul regency for poverty alleviation and community . Research conducted in Banguntapan - Bantul district is intended to determine how the performance of the implementation of the program in improving the ability of families PEKM poor / less able to perform economically productive activities facilitated by channeling capital revolving fund PEKM and mentoring . There are two questions as a research problem that will be answered through this research , namely : ( 1 ) how the program PEKM implementation process ( 2 ) how the performance of the implementation program Banguntapan - PEKM in Bantul district , and ( 3 ) the factors that influence the performance of the implementation of the program PEKM in the Bantul district Banguntapan. The method used is descriptive method with qualitative approach . Furthermore, in this study, the research object is the target group PEKM, PEKM group members who come from poor families ( underprivileged ) and poor families ( prosperous ) who received revolving loan fund capital PEKM both regular and revolving as well as the reward fund . The data obtained are primary and secondary data on monitoring / observation , in-depth interviews , Focus Group Discussion ( FGD ) and documentation , as well as supporting data from literature or literature based on the variables and indicators that have been determined , so the data were then verified and reduced to analyzed through data interpretation and analysis of empirical data in accordance with the focus / theme of the study , so the results of these analyzes are expected to be found to answer the research question , of course, to see a trend emerging phenomenon of the relationship between variables. From the analysis , it was concluded : ( 1 ) Program is an innovative PEKM Bantul local government to empower the poor toward a prosperous community with funds from the budget , (2 ) the performance of the implementation of a program PEKM capital revolving fund loan facilitation and assistance efforts with the principles of socio - economic empowerment not utilized properly , this is due to the lack of guidance by the management group PEKM which also serves as the implementor of programs and companion ( agents of change ) member of the group , but it is also due to lack of coaching field officers and field officers cadre / PPKBD due to the burden of such a large task and tend concentrated on the issue of family planning , (3 ) the implementation of the program has not been optimal performance Banguntapan PEKM in the district due to a lack of knowledge , skills , awareness and motivation of the group members PEKM in starting his business as one that benefits PEKM program objectives not fully achieved , (4 ) but some members of the group have also felt the impact of the resulting program , especially from a reward fund fixed capital group , as well as revolving capital utilization is the growing income group members to help meet their family needs .
Kata Kunci : Implementasi Program, Kelompok Sasaran, Modal Bergulir