Laporkan Masalah

KINERJA KETAHANAN PANGAN BERDASARKAN ANGKA KECUKUPAN ENERGI DAN POLA PANGAN HARAPAN DI DIY

ALOYSIUS ADITYA WAHYU GUNAWAN, Dr. Jangkung Handoyo Mulyo, M.Ec.

2013 | Tesis | S2 Magister Manj.Agribisnis

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kinerja Angka Kecukupan Energi (AKE) dan Pola Pangan Harapan (PPH) sebelum dan sesudah otonomi daerah di Kabupaten atau Kota di wilayah DIY, (2) mengetahui kinerja AKE dan PPH sebelum dan sesudah otonomi daerah di DIY. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan menggunakan data sekunder berupa data pengeluaran konsumsi bahan pangan di DIY dan kabupaten/kota di bawahnya dari tahun 1997-2011. Berdasarkan penelitian didapatkan bahwa capaian AKE sudah mencapai target 2.000 kkal dan terjadi peningkatan capaian Angka Kecukupan Energi (AKE) sesudah pelaksanaan otonomi daerah di semua kabupaten/kota dan di tingkat DIY. Selain itu juga terjadi peningkatan Pola Pangan Harapan (PPH) sesudah pelaksanaan otonomi daerah di DIY, Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Gunungkidul dan Kabupaten Bantul. Sedangkan di Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta mengalami penurunan. Target Pola Pangan Harapan (PPH) 100 pada tahun 2020 belum akan dapat tercapai karena berdasarkan tren yang ada sekarang baru akan mencapai skor PPH sebesar 72-81 poin. Berdasarkan kelompok pangannya, capaian PPH di DIY dan kabupaten/kota di bawahnya menunjukkan kelompok pangan umbi, buah/biji berminyak dan sayur buah memiliki angka terendah dan perlu untuk terus ditingkatkan.

This study aims to (1) determine the performance Recommended Energy Intake (REI) and the Desirable Dietary Pattern (DDP) before and after decentralization at regencies or city in the Yogyakarta region, (2) determine the performance of REI and DDP before and after decentralization in DIY . The method used is descriptive method using secondary data of food consumption expenditure DIY and regency/city below, from the year 1997 to 2011. Based on the research found that the achievement of RDI are reaching the target of 2,000 kcal and there is an increase in performance of Recommended Energy Intake (REI) after the implementation of decentralization in all districts/city and at the level of DIY. There was also an increase in Desirable Dietary Pattern (DDP) after the implementation of decentralization in DIY, Kulonprogo, Bantul and Gunungkidul. While in Sleman and Yogyakarta has decreased. Target of Desirable Dietary Pattern (DDP) 100 will not be achieved on year of 2020 because based on current trends will only reach DDP score of 72-81 points. Based on the food group, achievement of DDP in DIY and regency/city below shows the food groups tubers, oily seeds and vegetables and fruits have the lowest number and needs to be increased.

Kata Kunci : AKE, PPH, otonomi daerah, DIY


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.