Laporkan Masalah

ANALISIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MUSLIM MISKIN MELALUI QARDUL HASAN (Studi kasus Program Baitul Maal BMT Beringharjo Yogyakarta Tahun 2013)

EJA ARMAZ HARDI, Sony Warsono, Ak., MAFIS., Ph. D.

2013 | Tesis | S2 Ekonomi Islam

Kemiskinan masih menjadi isu penting di Indonesia, berbagai program dikeluarkan untuk mengurangi angka kemiskinan. Dari sekian banyak program yang dapat digunakan adalah qardhul hasan. Pemberdayaan masyarakat muslim miskin dilakukan oleh Baitul Maal (BM) Baitul Maal wa Tamwil (BMT) Beringharjo Yogyakarta dengan program qardhul hasan unggulannya disebut Sahabat Ikhtiar Mandiri (SIM) yang memanfaatkan dana himpunan dari Zakat, Infaq, Sedekah dan Wakaf (ZISWA). Penelitian ini bertujuan menganalisis variabel-variabel yang diduga berpengaruh terhadap keberhasilan program SIM dalam meningkatkan pendapatan nasabah dan menganalisis perbedaan pendapatan dan sedekah nasabah SIM sebelum dan sesudah mengikuti program. Penelitian ini menggunakan empat variabel independen Jangka Waktu Program (JWP), Kualitas Pendampingan (KP), Lama Jam Kerja (LJK) dan Sedekah (SDKH), sedangkan variabel dependen dalam penelitian ini adalah Peningkatan Pendapatan (PD). Pada variabel independen KP, peneliti menggunakan tujuh parameter yaitu wawasan baru bagi nasabah, kesungguhan, keterbukaan pihak BM, mengingatkan, memotivasi kegiatan usaha nasabah, memecahkan masalah nasabah dan menciptakan usaha baru. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif, sedangkan jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan sumber data menggunakan data intern dari BM BMT Beringharjo, data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data adalah penyebaran kuisioner, wawacara dan studi pustaka. Jumlah responden yang digunakan sebanyak 20 persen atau 65 responden dari total populasi sebesar 324 nasabah. Metode sampling yang digunakan adalah metode Jugment sampling, sedangkan pengolahan data menggunakan multiple regression dengan bantuan perangakat lunak SPSS 16 yang meliputi uji F, Uji t, Koerfisien Determinasi R Dari hasil analisis uji F menunjukkan bahwa keempat variabel independen dapat digunakan untuk memprediksi variabel dependen yaitu PD. Sedangkan hasil uji t menunjukkan bahwa variabel yang signifikan mempengaruhi peningkatan pendapatan nasabah SIM adalah varibel X 2 dan Paired Samples t Test. 3 (LJK). Sedangkan ketiga varibel lainnya JWP, KP dan SDKH tidak memiliki pengaruh terhadap PD. Satu dari variabel KP (X2) yang mempengaruhi PD yaitu Kualitas Pendampingan: Keterbukaan pihak BM terhadap nasabah. Dari hasil uji Paired Samples t Test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pendapatan dan sedekah nasabah sebelum dan sesudah mengukuti program SIM dari baitul maal BMT Beringharjo Yogyakarta.

Poverty is still an important issue in Indonesia, various programs were emerged to reduce it. Qardhul hasan was one of the programs that could be used. Baitul Maal (BM) Baitul Maal wa Tamwil (BMT) Beringharjo Yogyakarta has done empowerment to poor Muslim communities b y qardhul hasan program which called Sahabat Ikhtiar Mandiri (SIM) to utilize funds from Zakat, Infaq , Sedekah and Wakaf (ZISWA) . This research aimed to analyze the variables that influenced the success of the program allegedly SIM in increasing customers income and analyzing differences in income and charity customers SIM before and after participating the program. It us ed four independent variables ;Time Period (JWP), Quality Mentoring (KP), Long Hours (LJK) and Alms (SDKH), while the dependent variable was Increasing Income (PD). In Quality Mentoring (KP), researcher used seven parameters; new conceptor customers , s incerity, openness of BM , r emind , m otivating customers business, solving customers problems and creating new businesses . This research was a d escriptive research, while the type of data were quantitative data which taken from internal data in BM BMT Beringharjo, primary data and secondary data. In technique of data collection, the researcher used the instruments; questionnaires, interview and literature. The number of respondents who used as much as 20 p ercent or 65 r espondents from a total population of 324 c ustomers. The researcher used Judgment sampling methods, while the data were analyzed by using multiple regression with SPSS 16 which included F-test, t-test, coefficients determination R The result of F-test revealed that the four independent variables could be used to predict the dependent variable (PD). While the results of the t-test showed that the variables significantly affected customers' increased income was variable X 2 and Paired Samples t-Test . 3 (LJK). Meanwhile the other variables JWP, KP and SDKH had no effect on PD. One of variable KP (X2) which affected the PD Quality Mentoring; Openness of BM to customers. Nevertheless Paired Samples t -Test showed that there were differences in income and charity customers before and after followed the SIM program in the Baitul Maal Beringharjo BMT Yogyakarta.

Kata Kunci : Pemberdayaan, Kemiskinan, Qardhul Hasan, Peningkatan Pendapatan, Baitul Maal.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.