Dampak Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Langsung Terhadap Ketahanan Politik Wilayah (Studi Kasus Pilkada Kota Depok Tahun 2010, Provinsi Jawa Barat)
Sulis Marwiyani Fatkhan, Prof. Dr. Djoko Soeryo, MA.
2013 | Tesis | S2 Ketahanan NasionalJudul dari penelitian ini adalah “Dampak Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Langsung†Studi Kasus Pilkada Kota Depok Tahun 2010 Provinsi Jawa Barat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran bagaimana porses pelaksanaan pemilihaan kepala daerah (Pilkada) langsung dilaksanakan, permasalahan apa saja yang diketemukan dalam proses pelaksanaannya dan menganalisa dampak Pilkada langsung terhadap Ketahanan Politik Wilayah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisa deskriptif yang bersifat induktif. Metode kualitatif digunakan untuk mengetahui makna dari fenomena secara mendalam (verstehen), dengan menggunakan instrumen penelitian wawancara disertai studi dokumentasi untuk mendapatkan data dan fakta Pelaksanaan pemilihan kepala daerah langsung Kota Depok Tahun 2010 terdapat empat pasangan calon walikota dan wakil walikota, dari empat pasangan tersebut yang maju sebagai calon perseorangan terdapat satu orang, sedang ketiga pasangan diusung oleh partai politik hasil pemilu legislatif tahun 2009. Dalam pelaksanaannya terdapat beberapa permasalahan, permasalahan tersebut antara lain: penyusunan daftar pemilih tetap, pendaftaran bakal calon, penetapan bakal calon, sosialisasi pemilukada yang tidak maksimal, pelanggaran pelaksanaan kampanye, banyaknya warga pemilih yang tidak mendapatkan undangan pencoblosan, penghitungan rakapitulasi pada tingkat kota serta pelantikan walikota dan wakil walikota yang sempat mengalami penundaan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa pelaksanaan pemilukada Kota Depok Tahun 2010 terdapat permasalahan yang berpengaruh terhadap ketahanan politik wilayah, antara lain ; Daftar Pemilih Tetap, Pencalonan dan Kepentingan Elit lokal.
The title of the study is \\"The Impact of Local Direct Elections\\" Election Case Study of the Year 2010 Depok West Java Province. The purpose of this study is to describe how the process of the implementation of local elections (elections) held directly, whatever the problems found in the implementation process and analyze the impact of direct elections to the Regional Political Resistance. This study uses descriptive qualitative analysis that is inductive. Qualitative methods are used to determine the significance of the phenomenon in depth (verstehen), using a research instrument in the form of interviews with study documentation to obtain the data and facts. Implementation ofdirectlocal electionsin Depokin 2010 there were four candidates Mayor and Vice Mayor, of the four couples who ran as an independent candidate, there is one person, the third pair being promoted by political parties in 2009 legislative election results. Inpractice there are some problems, these problems include: preparation of voters lists, candidate registration, the establishment candidate, the electionis not optimal socialization, violations of the campaign, the number of people who did not get invited voters voting, counting recapitulation at the municipal level as well as the inauguration mayor and deputy mayor who had been delayed. Based on these resultsit can be concludedthat the implementation of Depokelection of 2010 there are issues that affect the political resistance areas, among others: Voters List, Nominations and local elite interests.
Kata Kunci : Dampak Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Langsung, Ketahanan Politik Wilayah