Laporkan Masalah

INDUKSI KETAHANAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) TERHADAP CEKAMAN KEKERINGAN DENGAN APLIKASI BEBERAPA DOSIS BORIC ACID DAN SODIUM SILICATE

ISSUKINDARSYAH, Dr. Eka Tarwaca Susila Putra, S.P., M.P.

2013 | Tesis | S2 Agronomi

Penelitian bertujuan untuk 1) mengetahui respon mekanis dan fisiologis jaringan tanaman kelapa sawit terhadap aplikasi beberapa dosis B dan Si dan 2) menentukan dosis B dan Si yang optimal untuk menginduksi ketahanan kelapa sawit terhadap cekaman kekeringan. Percobaan disusun dalam rancangan acak kelompok lengkap (RAKL) faktorial dengan 3 blok sebagai ulangan. Faktor pertama adalah dosis aplikasi B, terdiri atas 6 level yaitu 0; 0,17; 0,44; 0,87; 1,31 dan 1,75 g/tanaman. Sedangkan faktor kedua adalah dosis aplikasi Si, terdiri atas 5 level yaitu 0; 1,15; 2,31; 3,46; dan 4,61 g/tanaman. Pengamatan dilakukan terhadap beberapa variabel iklim mikro, pertumbuhan tanaman, aktivitas fisiologis, anatomi dan morfologi tanaman serta konsentrasi B dan Si dalam jaringan tanaman. Data yang telah diperoleh selanjutnya dianalisis varian (ANOVA) pada taraf 5%, dan dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil (LSD). Dosis optimum B dan Si yang mampu meningkatkan ketahanan kelapa sawit terhadap cekaman kekeringan ditentukan menggunakan analisis regresi. Karakter morfologis dan fisiologis bibit kelapa sawit yang mempunyai pengaruh langsung dan tidak langsung terhadap cekaman kekeringan ditentukan melalui analisis lintas. Hasil penelitian memberikan informasi bahwa aplikasi B mampu menginduksi ketahanan bibit kelapa sawit terhadap cekaman kekeringan melalui mekanisme fisiologis yaitu peningkatan akumulasi prolin, fenol dan aktivitas antioksidan serta minimalisasi aktivitas radikal bebas dalam bentuk H2O2. Sedangkan aplikasi Si pada bibit kelapa sawit mampu menginduksi ketahannya terhadap cekaman kekeringan melalui mekanisme mekanis berupa penguatan struktural (penebalan) dinding sel akar yang ditunjukkan oleh peningkatan kekerasan akar. Dosis optimal B untuk menginduksi ketahanan bibit kelapa sawit terhadap cekaman kekeringan adalah 0,44 – 0,83 g/tanaman, sedangkan dosis optimal Si belum dapat ditemukan hingga dosis aplikasi Si sebesar 4,61g/tanaman.

The research aims were 1) to determine the mechanical and physiological responses of oil palm tissues to the applications of B and Si and 2) to determine the optimal doses of B and Si that induce the oil palm seedling to drought resistance. The research was arranged in Randomized Complete Block Design (RCBD) factorial with three blocks as replication. The first factors were the doses of B, namely 0, 0.17, 0.44, 0.87, 1.31 and 1.75 g/crop. The second factors were the doses of Si, namely: 0, 1.15, 2.31, 3.46, and 4.61 g/crop. Observations were done on several variables of microclimate, plant growth, physiological activity, anatomy and morphology of crops as well as B and Si concentrations in crop tissues. Data were analyzed using analysis of variance (ANOVA) at 5% levels, and continued using least significant difference test (LSD). The optimum doses of B and Si that able to increase oil palm resistance to drought stress were determined using regression analysis. Morphological and physiological characters of oil palm seedlings that have direct and indirect effects to the drought stress were determined through path analysis. The results showed that the application of B was able to induce resistance of oil palm seedlings to drought stress through physiological mechanisms, namely an increase in the accumulation of proline, phenol and antioxidant activities as well as the minimization of the free-radical activity in the form of H2O2. Meanwhile, Si applications on oil palm seedlings were able to induce resilience to drought stress through the structural reinforcement (thickening) of root cell walls indicated by the increase of root firmness. The optimal doses of B that to induce the resistance of oil palm seedlings to drought stress was 0.44 to 0.83 g/crop, meanwhile the optimal doses of Si could not be found until 4.61 g applications/crop.

Kata Kunci : kelapa sawit, kekeringan, silikon dan boron


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.