Laporkan Masalah

EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN PNEUMONIA DI RSUP Dr. SARDJITO YOGYAKARTA (STUDI KASUS PASIEN RAWAT INAP PADA PERIODE FEBRUARI – MEI 2013)

Asih Puji Lestari, Prof. Dr. Djoko Wahyono, SU, Apt.

2013 | Tesis | S2 Mag.Farmasi Klinik

Pneumonia merupakan infeksi di ujung bronkhial dan alveoli yang dapat disebabkan oleh berbagai patogen seperti bakteri, jamur, virus dan parasit. Kebanyakan pada pengobatan pneumonia dilakukan pengobatan antibotik dengan pendekatan secara empiris, yaitu dengan menggunakan antibiotik yang memiliki spektrum luas dengan tujuan agar antibiotik yang dipilih tersebut dapat melawan beberapa kemungkinan patogen penyebab infeksi, tanpa disadari penggunaan antibiotik spektrum luas secara tidak terkendali sangat memungkinkan timbulnya masalah yang tidak diinginkan seperti timbulnya efek samping obat maupun potensi terjadinya resistensi. Penelitian ini merupakan observasional analitik, dimana data yang dibutuhkan dan dikumpulkan secara prospektif terhadap pasien pneumonia di rawat inap bangsal penyakit dalam RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta dari bulan Februari – Mei 2013. Efektivitas antibiotik terhadap pasien pneumonia berdasarkan pengamatan terhadap perkembangan respon klinis pasien dengan menggunakan parameter obyektif dan subyektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi antibiotik pada pasien pneumonia di rawat inap RSUP Dr,Sardjito Yogyakarta mengalami perbaikan klinis atau sembuh berdasarkan keterangan keluar rumah sakit sebanyak 72,4% dan sebanyak 58,6% pasien pneumonia mendapatkan terapi sesuai standar terapi pneumonia.

Pneumonia is an infection in the bronchial and alveolar edge that can be caused by various pathogens such as bacteria, fungi, viruses and parasites. Most of the treatment of pneumonia carried antibotik treatment with empirical approach, using antibiotics that have a broad spectrum with the aim that the selected antibiotic can fight a number of possible causes of infectious pathogens. Though unwitting use of broad-spectrum antibiotics are not controlled very possibly create unwanted problems such as the emergence of drug side effects and the potential for resistance. This study is an observational analytic, where the data required and collected prospectively for pneumonia in hospitalized patients in internal medicine wards Hospital Dr. Sardjito Yogyakarta from February - May 2013. Effectiveness of antibiotics against pneumonia patients based on observations of the development of the patient's clinical response using objective and subjective parameters. Results showed that antibiotic therapy in patients hospitalized pneumonia in Hospital Dr, Sardjito Yogyakarta experienced clinical improvement or recovery based on information out of the hospital as much as 72.4% and as much as 58.6% of pneumonia patients received therapy according to the standard therapy of pneumonia.

Kata Kunci : Pneumonia, Efektivitas, Antibiotik, Standar Terapi Pneumonia


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.