STUDI KEMAMPUAN PEREKAT BERBASIS PATI BIJI DURIAN (Durio zibethinus Murr) PADA PAPAN PARTIKEL
HENY AKBAR MARWIANA, Dr. Ragil Widyorini
2013 | Tesis | S2 Ilmu LingkunganDalam pembuatan papan partikel, pemilihan jenis dan banyaknya perekat yang dibutuhkan sangat penting untuk diperhatikan. Studi kemampuan perekat berbasis pati biji durian pada papan partikel selama ini belum pernah dilakukan sehingga perlu dikembangkan mengingat penggunaan perekat sintesis selama ini menimbulkan masalah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan perekat berbasis pati biji durian pada pembuatan papan partikel dari limbah kulit buah durian dan limbah bambu betung dan potensi ekonomi pembuatan papan partikel dari limbah kulit durian dan bambu betung dengan perekat berbasis pati biji durian. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan dua faktor pembeda, yaitu jumlah perekat pati biji durian (sebanyak 10%, 20% dan 30% berdasarkan berat partikel) dan jenis bahan baku (limbah kulit buah durian dan limbah bambu betung). Proses pengempaan panas dilakukan pada suhu 1800C selama 10 menit. Pengujian papan partikel meliputi pengujian fisika papan (kerapatan, kadar air, penyerapan air dan pengembangan tebal) dan pengujian mekanika papan (keteguhan rekat internal, modulus patah dan modulus elastisitas). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perekat berbasis pati biji durian bisa digunakan sebagai perekat pada papan partikel. Interaksi antara jenis bahan baku dan jumlah perekat pati biji durian memberikan pengaruh sangat nyata terhadap modulus patah dan modulus elastisitas. Jenis bahan baku memberikan nilai yang berbeda sangat nyata terhadap kadar air, penyerapan air, keteguhan rekat internal, modulus patah dan modulus elastisitas. Jumlah perekat pati biji durian memberikan nilai yang berbeda nyata pada penyerapan air, pengembangan tebal, keteguhan rekat internal dan modulus elastisitas. Sifat papan partikel terbaik diperolah pada penggunaan bahan baku partikel dari bambu betung dengan jumlah perekat 30%, yaitu kerapatan 0,84 g/cm3, kadar air 9,25%, penyerapan air 47,55%, pengembangan tebal 16,96%, keteguhan rekat internal 0,77 kg/cm2, modulus elastisitas 25629, 29kg/cm2 dan modulus patah 120,54 kg/cm2. Nilai investasi yang akan dikeluarkan untuk usaha produksi papan partikel dari bambu betung akan kembali dalam jangka waktu 1 tahun 4 bulan.
In the manufacture of particle board, the selection of the type and amount of adhesive required is very important. Considering environmental issues, the search of eco-friendly adhesives become an important point. Study of durian seeds starch-based adhesive ability on particle board has not been done., The purpose of this study is to determine the ability of durian seed starch-based adhesive in the manufacture of particle board and analyze the economic potential of the particle boards made from biomass waste of bamboo betung and durian peel. This research used a completely randomized design with two factors, they are the amount of starch adhesive durian seeds (10%, 20% and 30% based on dryweight of the particles) and raw materials (waste durian fruit peel and bamboo betung). The particleboards were hot-pressed at pressing temperature of 1800C for 10 minutes. Particle boards were then tested for its included physical properties (density, moisture content, water absorption and thickness swelling) and mechanical properties (internal bonding, modulus of rupture and modulus of elasticity). The results showed that starch-based adhesive made from durian seeds could be used as an adhesive in particle board. Interaction of raw material and amount of starch adhesive durian seeds very significantly affected on modulus of rupture and modulus of elasticity. Types of raw materials significantly affected of the moisture content, water absorption, internal bonding, modulus of elasticity and modulus of rupture. Starch adhesive durian seeds gave significant effect on water absorption, thickness swelling, internal bonding and modulus of elasticity. Best properties of particle board were achieved at 30% amount of adhesive and bamboo particle as raw materials. Those boards had 0,84 g/cm3 density, 9,25% moisture content, 47,55% water absorption, 16,96 % thickness swelling, 0,77 kg/cm2 internal bonding, 25629.29 kg/cm2 modulus of elasticity and 120.54 kg/cm2 modulus of rupture. Value of the investment will be issued for particle board production enterprises of bamboo betung will return within a period of 1 year 4 months.
Kata Kunci : biji durian, perekat, kulit buah durian, bambu betung, papan partikel