PENGARUH KECAKAPAN MANAJERIAL TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN KEPEMILIKAN MANAJERIAL SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI
Alex Johanes S., Prof. Dr. Indra Wijaya Kusuma, M.B.A., CMA.
2013 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi/Akuntansi TerapanTujuan utama perusahaan dalam bidang keuangan yaitu meningkatkan nilai perusahaan. Tercapainya tujuan tersebut tergantung kepada karakteristik manajer perusahaan sebagai pengelola perusahaan. Salah satu karakteristik seorang manajer yaitu kecakapan manajerial. Manajer yang cakap akan mampu meningkatkan nilai perusahaan. Adanya manajer yang cakap saja tidak cukup untuk meningkatkan nilai perusahaan. Tercapainya peningkatan nilai perusahaan juga tergantung seberapa besar konflik kepentingan antara manajer dan pemegang saham. Konflik kepentingan antara manajer dan pemegang saham dapat diperkecil dengan kepemilikan saham oleh manajer sehingga tujuan meningkatkan nilai perusahaan dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kecakapan manajerial terhadap nilai perusahaan dengan kepemilikan manajerial sebagai variabel pemoderasi. Sampel penelitian yang digunakan sebanyak 79 perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI dari tahun 2008 sampai tahun 2011. Kecakapan manajerial diukur menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA). Nilai perusahaan diukur menggunakan Tobin’s Q. Kepemilikan manajerial diukur dari adanya kepemilikan saham oleh manajer dan tidak adanya kepemilikan saham oleh manajer. Hasil penelitian ini yaitu kecakapan manajerial berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Hasil ini mengindikasikan bahwa semakin cakap seorang manajer, maka semakin mampu manajer menjalankan bisnis yang efektif dan efisien serta mengambil keputusan yang menciptakan nilai bagi perusahaan. Interaksi antara kecakapan manajerial dengan kepemilkan manajerial berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Kepemilikan manajerial semakin memperkuat pengaruh kecakapan manajerial terhadap nilai perusahaan. Hal ini mengindikasikan bahwa manajer yang cakap akan lebih meningkatkan nilai perusahaan apabila manajer tersebut memiliki saham perusahaan dibandingkan manajer cakap yang tidak memiliki saham perusahaan. Kepemilikan manajerial dapat memperkecil konflik kepentingan antara manajer dengan pemegang saham.
The firm's main objective in finance is to increase firm value. The achievement of this objective depends on the characteristics of the manager of the firm. One of the characteristics of a manager is managerial ability. Capable manager will be able to increase the firm value. The existence of capable managers is not enough to increase the firm value. The achievement of increasing value of the firm also depends on how big the conflict of interest between manager and shareholder. Conflict of interest between manager and shareholder can be minimized with stock ownership by manager so that increasing firm value can be achieved. This study aimed to examine the effect of managerial ability on firm value with managerial ownership as moderating variable. The samples of this study as many as 79 firms listed on Indonesian Stock Exchange from year 2008 to 2011. Managerial ability was measured using Data Envelopment Analysis (DEA). Firm value was measured using Tobin's Q. Managerial ownership is measured from the existence ownership of shares by manager. The results of this study is managerial ability have positive significant effect on firm value. This result indicate that the more capable a manager, the more manager run the business effectively and efficiently, and make decisions that create value for the firm. Interaction between managerial ability with managerial ownership have positive significant effect on firm value. Managerial ownership strengthen the effect of managerial ability on firm value. This result indicate that capable manager will more increase firm value if the manager have firm stock than capable manager who does not have firm stock. Managerial ownership can reduce conflict of interest between manager and shareholder.
Kata Kunci : Kecakapan Manajerial, Data Envelopment Analysis, Tobin’s Q, Kepemilikan Manajerial